BONE — Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone pada tiga bulan pertama tahun ini melampaui rata-rata pertumbuhan provinsi. Capaian 7,84 persen itu didorong oleh kinerja sektor riil yang menggeliat pasca-pemulihan harga komoditas dan perbaikan infrastruktur.
Pertanian dan Perikanan Jadi Penopang Utama
Sektor pertanian, yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Bone, tumbuh signifikan. Data BPS menunjukkan produksi padi dan jagung pada awal tahun meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Selain itu, sektor perikanan tangkap dan budidaya juga mencatatkan kenaikan. Hasil laut dari pesisir Bone, seperti cakalang dan rumput laut, mengalami lonjakan permintaan dari pasar luar daerah.
UMKM dan Infrastruktur Genjot Perekonomian
Pemerintah Kabupaten Bone menyebutkan, sektor UMKM turut berkontribusi besar. Program bantuan permodalan dan pendampingan usaha yang digulirkan sejak akhir 2025 mulai menunjukkan hasil.
“Kami mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas. Pertumbuhan 7,84 persen ini bukti bahwa ekonomi rakyat bergerak,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bone.
Pembangunan infrastruktur, terutama jalan usaha tani dan irigasi, juga menjadi faktor pendorong. Akses yang lebih baik ke lahan pertanian dan lokasi wisata mempercepat distribusi barang dan jasa.
Apa Dampaknya bagi Warga Bone?
Dengan pertumbuhan ini, daya beli masyarakat diperkirakan meningkat. Pihak pemkab menargetkan angka kemiskinan di daerah itu bisa turun jika pertumbuhan di atas 7 persen bisa dipertahankan hingga akhir tahun.
Kepala Bappeda Bone menyatakan, pihaknya akan fokus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh segelintir pihak. “Kami ingin pertumbuhan ini inklusif,” ujarnya.
Target ke Depan: Stabilitas hingga Akhir Tahun
Meski optimistis, pemerintah daerah mewaspadai faktor eksternal seperti fluktuasi harga komoditas global dan cuaca ekstrem yang bisa mengganggu produksi pertanian. Pemkab Bone akan menggencarkan program asuransi usaha tani dan diversifikasi tanaman.
Pencapaian Triwulan I ini menjadi modal untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi tahunan di angka 7 persen. Jika konsisten, Bone berpotensi menjadi salah satu motor ekonomi baru di Sulawesi Selatan.