PALU — Produsen otomotif asal China, BYD, mulai memperkenalkan model terbaru mereka, M6 DM, ke pasar Sulawesi Tengah. Mobil keluarga berteknologi plug-in hybrid ini disebut sebagai solusi bagi konsumen yang mencari kendaraan dengan biaya operasional rendah namun tetap nyaman untuk perjalanan lintas kota maupun antarprovinsi.
Klaim Jarak Tempuh: 1.800 Kilometer Sekali Isi
BYD mengklaim M6 DM mampu menempuh jarak hingga 1.800 kilometer dalam kondisi penuh bensin dan baterai. Angka tersebut menjadikannya salah satu mobil keluarga paling irit di kelasnya, terutama untuk rute-rute panjang seperti Palu ke Poso atau Palu ke Luwuk yang memakan waktu berjam-jam.
Teknologi hybrid yang digunakan memungkinkan mobil beralih secara otomatis antara tenaga listrik dan mesin bensin. Pengemudi tidak perlu khawatir mencari stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di daerah yang infrastrukturnya masih terbatas.
Mengapa Mobil Hybrid Mulai Dilirik di Palu?
Kota Palu dan sekitarnya memiliki medan yang menantang, mulai dari jalan tanjakan hingga rute darat antar kabupaten yang panjang. Konsumen lokal mulai melirik kendaraan hybrid karena dianggap lebih efisien dibanding mobil konvensional, terutama untuk penggunaan harian di perkotaan sekaligus perjalanan mudik atau dinas ke luar daerah.
Belum ada data resmi dari dealer mengenai jumlah pemesanan awal di Palu. Namun, kehadiran BYD M6 DM menambah pilihan di segmen mobil keluarga yang selama ini didominasi merek Jepang.
Harga dan Ketersediaan di Pasar Lokal
BYD belum merilis daftar harga resmi untuk wilayah Sulawesi Tengah secara spesifik. Namun, secara nasional, M6 DM dibanderol mulai dari kisaran Rp 400 jutaan tergantung varian dan pajak daerah. Konsumen di Palu dapat melakukan pengecekan langsung ke diler resmi atau pameran otomotif yang digelar di kota tersebut.
Produsen juga menyatakan akan menyediakan layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang di kota-kota besar di Indonesia timur, termasuk Palu, untuk meyakinkan calon pembeli.