Pencarian

Volvo XC60 Facelift Dilaporkan Siap Mendapat Pembaruan Besar, Jarak Tempuh PHEV Bisa Tembus 160 Km

Kamis, 04 Juni 2026 • 07:51:31 WIB
Volvo XC60 Facelift Dilaporkan Siap Mendapat Pembaruan Besar, Jarak Tempuh PHEV Bisa Tembus 160 Km
Volvo XC60 facelift siap hadir dengan desain lebih modern dan teknologi terbaru.

SULAWESI TENGAH — Menurut laporan Automotive News, Volvo XC60 akan mendapatkan penyegaran yang lebih substansial dalam waktu dekat. Padahal, model tahun 2026 baru saja menerima pembaruan berupa gril baru, lampu belakang lebih gelap, dan layar infotainment yang lebih besar. Langkah ini menunjukkan pabrikan asal Swedia itu tidak ingin berpuas diri di segmen SUV kompak mewah yang semakin ketat.

Jarak Tempuh Baterai Hampir Tiga Kali Lipat

Peningkatan paling krusial ada pada varian PHEV. Saat ini, XC60 Recharge memiliki jarak tempuh listrik murni yang disetujui EPA sebesar 56 kilometer. Angka itu tertinggal jauh dari rival utamanya, Mercedes-Benz GLC-Class PHEV, yang mampu menempuh 87 kilometer.

Jika sumber Automotive News bisa dipercaya, XC60 PHEV yang diperbarui bisa menggandakan atau bahkan melipatgandakan jarak tempuhnya. Targetnya, angka estimasi mendekati 160 kilometer berkat penggunaan paket baterai berkapasitas lebih besar. Ini akan menjadi lompatan besar yang membuatnya kompetitif untuk penggunaan harian tanpa mesin bensin.

Desain Lebih Modern Terinspirasi EX60

Selain sektor elektrifikasi, Volvo juga dikabarkan akan merombak tampilan XC60. Ubahan desain diperkirakan mencakup headlamp yang lebih ramping, gril depan dengan bentuk baru, serta tata letak interior dan teknologi yang diselaraskan dengan model listrik Volvo EX60. Tujuannya jelas: menjaga XC60 tetap segar dan diminati hingga generasi penerusnya tiba pada akhir dekade ini.

Langkah ini menjadi krusial mengingat XC60 adalah tulang punggung penjualan Volvo secara global. Menjaganya tetap kompetitif di segmen yang sama-sama diperebutkan BMW X3 dan Audi Q5 adalah prioritas utama.

Produksi Lokal di Amerika Serikat Mulai Januari

Mulai Januari mendatang, XC60 akan diproduksi di Amerika Serikat untuk pertama kalinya, tepatnya di pabrik Volvo di South Carolina. Di pabrik yang sama, Volvo sudah memproduksi SUV listrik EX90, Polestar 3, dan nantinya XC90 generasi baru bermesin tiga baris.

Keputusan memindahkan produksi ke AS bisa menjadi sinyal strategis untuk menghindari bea masuk dan memperkuat posisi di pasar Amerika Utara. Volvo juga tengah mempertimbangkan untuk menghadirkan varian PHEV jarak jauh ekstrem seperti yang ada di pasar China untuk pasar AS, seperti diungkapkan CEO Håkan Samuelsson kepada Car and Driver. Ini membuka peluang bahwa teknologi serupa bisa saja diterapkan pada XC60 mendatang.

Bagikan
Sumber: caranddriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks