PALU — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan bahwa seluruh produk hukum daerah yang dihasilkan harus memiliki dampak langsung terhadap perekonomian, bukan hanya menjadi tumpukan aturan formal tanpa implementasi nyata. Menurutnya, regulasi yang baik adalah yang mampu menarik investor, membuka lapangan kerja, dan mempercepat pembangunan di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.
Regulasi Bukan Sekadar Formalitas
Anwar Hafid menyoroti masih banyaknya peraturan daerah yang dinilai terlalu birokratis dan justru menghambat masuknya investasi. Ia meminta jajaran pemerintah provinsi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap produk hukum yang ada.
"Produk hukum daerah harus menjadi penggerak investasi, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan Sulawesi Tengah. Jangan sampai aturan yang kita buat justru menjadi penghalang bagi pengusaha untuk berinvestasi di sini," ujar Anwar dalam sebuah pernyataan di Palu, belum lama ini.
Dampak Langsung bagi Pelaku Usaha dan Masyarakat
Dorongan ini disambut positif oleh kalangan pelaku usaha di Sulawesi Tengah. Mereka berharap adanya penyederhanaan perizinan dan kepastian hukum yang lebih jelas melalui