SULAWESI TENGAH — Cagliari hanya butuh satu poin untuk mengamankan status Serie A mereka setelah kekalahan 2-0 dari Udinese. Bermain di kandang sendiri, skuad asuhan Claudio Ranieri tampil tanpa Ze Pedro yang terkena sanksi, serta sejumlah pemain cedera: Mattia Felici, Leonardo Pavoletti, Luca Mazzitelli, dan Riyad Idrissi. Di kubu Torino, Gvidas Gineitis menjalani skorsing, sementara Tino Anjorin, Ardian Ismajli, dan Zarakia Aboukhlal absen.
Sebelum laga dimulai, ada momen haru ketika striker Cagliari, Leonardo Pavoletti, mendapat penghormatan atas pensiunnya dari dunia sepak bola.
Gol Cepat Obrador Hanya Bertahan 60 Detik
Torino unggul lebih dulu lewat aksi individu Rafael Obrador. Memanfaatkan sepak pojok, Obrador melepaskan tembakan jarak jauh dengan power dan efek melengkung yang menusuk pojok atas gawang Cagliari. Itu adalah gol spektakuler yang membuat tim tamu memimpin pada menit ke-38.
Namun keunggulan Torino hanya bertahan sekitar 60 detik. Sebastiano Esposito langsung merespons dengan aksi cepat: menerima bola dengan punggung menghadap gawang di area D, berputar, dan melepaskan tembakan mendatar ke pojok bawah gawang Alberto Paleari. Skor berubah 1-1.
Mina Jadi Pahlawan di Menit Akhir Babak Pertama
Cagliari berbalik unggul pada masa injury time babak pertama. Tendangan Gabriele Zappa dari dekat tiang depan mampu ditepis secara akrobatik oleh Paleari, tetapi bola muntah langsung disambar Yerry Mina. Bek asal Kolombia itu sukses menceploskan bola melewati garis untuk membawa Cagliari unggul 2-1 pada menit 45+3.
Di babak kedua, Cagliari hampir menambah keunggulan lewat sundulan Paul Mendy yang meleset tipis. Namun, kiper Elia Caprile harus melakukan penyelamatan reaksi dengan kakinya untuk menepis voli Che Adams di tiang belakang setelah Zappa salah membaca pantulan bola. Skor 2-1 bertahan hingga akhir laga.
Dampak Kemenangan: Status Serie Amankah?
Kemenangan ini memastikan Cagliari tetap berada di Serie A untuk musim depan. Mereka kini mengoleksi poin yang cukup untuk tidak terkejar oleh tim-tim di zona degradasi. Sementara bagi Torino, kekalahan ini tak mengubah posisi mereka di papan tengah klasemen.