Proton eMas 5 mempertahankan posisinya sebagai kendaraan listrik terlaris di Malaysia pada bulan April, dengan total penjualan mencapai 1.772 unit menurut data pendaftaran terbaru dari Departemen Transportasi Jalan (JPJ). Meskipun mengalami penurunan 299 unit atau 14,4% dibanding bulan Maret, pencapaian ini membawa total penjualan tahun ini menjadi 8.473 unit, menunjukkan potensi untuk melampaui 20.000 unit pada akhir tahun.
Persaingan Ketat dengan BYD Atto 3
Di sisi lain, penjualan Proton eMas 7 tidak secerah eMas 5, dengan hanya 636 unit terdaftar bulan lalu. Ini menempatkannya di belakang BYD Atto 3 yang terjual 778 unit, menjadi bulan kedua berturut-turut eMas 7 kalah bersaing. Hal ini menunjukkan bahwa strategi BYD dalam mengimpor kendaraan secara besar-besaran tahun lalu mulai membuahkan hasil, meskipun masih dalam status bebas pajak hingga 2025.
Performa Model Lain di Pasar EV
Model iCaur V23 berhasil menempati posisi keempat dengan penjualan 365 unit, sementara Zeekr 7X mengikuti dengan 303 unit. BYD Seal 6 juga menunjukkan performa baik dengan terjual 239 unit, mengalahkan iCaur 03 dan Sealion 7 yang masing-masing terjual 182 dan 163 unit.
Tren Penjualan di Bawah 10 Teratas
Di luar sepuluh besar, terdapat beberapa kejutan. MG4 yang sebelumnya menduduki posisi ke-10 kini turun ke posisi 15 dengan hanya 81 unit terjual. Sementara itu, Tesla Model Y juga mengalami penurunan, berada di posisi 17 dengan 67 unit. Menariknya, Perodua QV-E muncul di daftar ini dengan 52 unit terjual, mengalahkan Zeekr 009 dan Xpeng X9, menunjukkan perbaikan kualitas setelah isu yang terjadi sebelumnya.
Dengan sembilan bulan tersisa dalam tahun ini, persaingan di pasar EV Malaysia semakin ketat dan menarik untuk diikuti.