Pencarian

PLN Bangun Transmisi 150 kV di Sulteng Perkuat Listrik Kawasan Industri

Senin, 04 Mei 2026 • 16:46:01 WIB
PLN Bangun Transmisi 150 kV di Sulteng Perkuat Listrik Kawasan Industri

PALU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama PLN mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan untuk menopang pertumbuhan ekonomi dan investasi di wilayah tersebut. Langkah strategis ini difokuskan pada percepatan pembangunan jaringan transmisi dan pembangkit guna memastikan keandalan energi di berbagai kawasan industri primer.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memfasilitasi perizinan hingga penyediaan ruang bebas jaringan. Hal ini mengemuka dalam audiensi bersama jajaran PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi dan PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi di Palu, Senin (27/4).

Sinergi ini menjadi krusial mengingat Sulawesi Tengah kini bertransformasi menjadi pusat industri strategis nasional. Pasokan listrik yang stabil menjadi syarat mutlak bagi para investor untuk menanamkan modal, terutama di sektor pertambangan dan pengolahan mineral.

Penguatan Sistem Kelistrikan Morowali dan Kawasan Ekonomi Khusus

PLN telah merampungkan sejumlah infrastruktur vital yang kini menjadi tulang punggung kelistrikan di wilayah industri. Salah satunya adalah jaringan transmisi 150 kV yang menghubungkan Tentena, Kolonedale, hingga Bungku. Jalur ini menjadi kunci distribusi daya untuk wilayah Morowali dan Morowali Utara.

Di wilayah ibu kota, PLN mengoperasikan Gardu Induk (GI) 150 kV Tawaeli yang menyuplai kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu. Selain itu, operasional PLTU Palu 3 dengan kapasitas 2 x 50 MW kini memperkuat daya mampu sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Tengah bagian barat.

“PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi, khususnya di Sulawesi Tengah yang berkembang pesat sebagai kawasan industri strategis,” ujar General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha.

Daftar Proyek Strategis Nasional PLN di Sulawesi Tengah

Dalam pertemuan tersebut, PLN memaparkan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sedang dalam tahap konstruksi maupun perencanaan. Proyek ini dirancang untuk menginterkoneksi sistem kelistrikan antarwilayah agar lebih stabil dan efisien.

Beberapa proyek prioritas tersebut meliputi pembangunan SUTT 150 kV jalur Toili – Ampana – Bunta – Luwuk serta jalur Moutong – Tolitoli. PLN juga tengah mengerjakan proyek Bangkir (Incomer 2 Phasa) yang menghubungkan Moutong – Tolitoli, Tambu – Bangkir, hingga jalur transmisi Palu 3 – Tambu.

Penguatan sistem di wilayah timur juga terus dipacu melalui optimalisasi PLTMG Luwuk. Jaringan SUTT 150 kV isolated Luwuk – PLTMG Luwuk – Toili diharapkan mampu mendorong hilirisasi industri di wilayah tersebut dalam waktu dekat.

Dukungan Perizinan dan Pembebasan Lahan Kawasan Hutan

Gubernur Anwar Hafid menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan memberikan dukungan penuh, terutama terkait kendala teknis di lapangan. Dukungan ini mencakup percepatan rekomendasi Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) untuk jalur Grid Luwuk dan penyelesaian Right of Way (RoW) atau ruang bebas jaringan.

“Kelistrikan adalah kebutuhan dasar sekaligus penggerak utama investasi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, baik dalam percepatan perizinan maupun fasilitasi di lapangan, agar seluruh proyek strategis ketenagalistrikan dapat berjalan tepat waktu,” tegas Anwar Hafid.

Gubernur menambahkan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dengan infrastruktur yang memadai, setiap investasi yang masuk diharapkan dapat membuka lapangan kerja luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tengah.

Pihak PLN optimistis bahwa dengan dukungan lintas sektor yang solid, kendala konstruksi pada proyek SUTT 150 kV Palu 3 – Tambu dapat segera teratasi. Keandalan sistem kelistrikan yang terus meningkat diproyeksikan akan memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi daerah dalam jangka panjang.

Bagikan
Sumber: sindomakassar.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks