Pencarian

Ketua DPRD Sulteng Tegaskan Pendidikan Fondasi Kemajuan Daerah

Sabtu, 02 Mei 2026 • 21:23:26 WIB
Ketua DPRD Sulteng Tegaskan Pendidikan Fondasi Kemajuan Daerah
Ketua DPRD Sulteng Mohammad Arus Abdul Karim menegaskan pendidikan sebagai fondasi kemajuan daerah.

Palu — Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 berlangsung khidmat di Lapangan Pogombo, halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Sabtu pagi (2/5/2026). Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Mohammad Arus Abdul Karim hadir berdampingan dengan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido, yang bertindak sebagai inspektur upacara, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lengkap.

Kehadiran para pimpinan daerah ini mencerminkan komitmen bersama mendorong kemajuan sektor pendidikan di Sulawesi Tengah. Peserta upacara mencakai kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Sekretaris DPRD Provinsi M. Sadly Lesnusa, ratusan guru, dan ribuan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Palu dan kawasan sekitarnya.

Tarian Kolosal dan Pesan Inklusivitas Pendidikan

Rangkaian upacara dimulai dengan penampilan tarian kolosal yang melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Momen paling berkesan datang dari siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Pasigala yang menyampaikan pesan tentang pentingnya inklusivitas dalam pendidikan kepada seluruh hadirin.

Penampilan tersebut menjadi refleksi nyata komitmen pemerintah daerah terhadap pendidikan bagi semua lapisan masyarakat, tanpa diskriminasi. Pesan inklusivitas ini sejalan dengan tema Hardiknas yang menggarisbawahi pentingnya akses pendidikan yang merata dan berkualitas.

Pendidikan Adalah Fondasi Utama Kemajuan

"Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah, tidak boleh ada yang tertinggal," tegas Mohammad Arus Abdul Karim dalam kesempatan tersebut.

Ketua DPRD Sulteng selanjutnya menekankan pentingnya sinergi tiga pilar: pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing. Pernyataan ini menjadi penanda bahwa pemimpin daerah memandang pendidikan bukan hanya tanggung jawab lembaga pendidikan, melainkan gerakan kolaboratif seluruh stakeholder.

Penghargaan dan Pengukuhan CPNS dalam Satu Momentum

Rangkaian Hardiknas juga dimanfaatkan untuk memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi dari berbagai sekolah di Sulawesi Tengah. Apresiasi ini bertujuan mendorong semangat belajar dan meningkatkan motivasi peserta didik lainnya mengejar prestasi akademik dan non-akademik.

Selain penghargaan siswa, upacara juga menjadi momentum penyerahan surat keputusan (SK) kepada aparatur sipil negara (ASN) yang lulus seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun sebelumnya. Pengukuhan ini menambah dimensi perayaan Hardiknas sebagai bentuk penghargaan terhadap dedikasi tenaga pendidik profesional.

Dukungan Nyata untuk Peserta Berkebutuhan Khusus

Pengelola upacara menyediakan pemandu bahasa isyarat selama rangkaian acara berlangsung. Langkah ini menunjukkan komitmen konkret terhadap aksesibilitas dan inklusi bagi peserta didik berkebutuhan khusus dalam setiap kegiatan publik yang diselenggarakan pemerintah daerah.

Kehadiran layanan bahasa isyarat ini bukan sekadar formalitas, tetapi cerminan kesadaran bahwa pendidikan berkualitas harus dapat diakses oleh semua kelompok tanpa terkecuali, sejalan dengan pesan yang dimulai dari penampilan tarian para siswa SLB Pasigala di pembukaan upacara.

Bagikan
Sumber: channelsulawesi.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks