IHSG Dibuka Melemah 0,32% ke 5.249, Lima Saham Melawan Arus

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:21:31 WIB
IHSG dibuka melemah 0,32% ke level 5.249,06 pada sesi I, Rabu (28/10/2026).

SULAWESI TENGAH — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 17,06 poin atau 0,32% ke level 5.249,06 pada sesi I, Rabu (28/10/2026). Pelemahan indeks terjadi di tengah mayoritas bursa Asia yang justru menguat, dengan Nikkei 225 naik 1,25% dan Kospi melonjak 3,2%. Di tengah tekanan itu, lima saham tetap mencetak kenaikan dan masuk daftar top gainers, termasuk BIPP.

Berdasarkan data RTI, IHSG bergerak di rentang 5.232–5.255 pada awal perdagangan. Sebanyak 205 saham diperdagangkan naik, 210 saham terkoreksi, dan 219 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat Rp 405,25 triliun dengan frekuensi 49.390 kali transaksi, sementara volume saham yang diperdagangkan mencapai 1,04 miliar lembar.

Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. Indeks diperkirakan bergerak di kisaran support 5.182 dan resistance 5.328.

Tekanan Teknikal: Two Black Crows dan Death Cross

Dari sisi teknikal, Reliance Sekuritas menyoroti pola candle yang membentuk formasi two black crows, yang merupakan pola bearish. Indikator stochastic juga menunjukkan death cross, sinyal yang biasanya mengindikasikan tekanan jual masih berlanjut.

"IHSG hari akan melanjutkan pelemahan," tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya.

Formasi two black crows muncul ketika dua candle hitam panjang berurutan terbentuk setelah tren naik, menandakan pembalikan arah. Sementara death cross terjadi ketika garis moving average jangka pendek memotong ke bawah moving average jangka panjang.

Lima Saham yang Melawan Arus

Meski indeks tertekan, sejumlah saham tetap mencetak penguatan dan masuk jajaran top gainers. BIPP menjadi salah satu nama yang menonjol di antara saham-saham yang melawan arus pelemahan indeks.

Kenaikan saham-saham ini menunjukkan masih ada aliran dana yang masuk ke emiten tertentu di tengah sentimen pasar yang negatif. Pola ini biasa terjadi ketika investor memilih saham dengan katalis spesifik ketimbang mengikuti arah indeks secara keseluruhan.

Rekomendasi Saham Pilihan Reliance Sekuritas

Reliance Sekuritas merekomendasikan empat saham pilihan untuk perdagangan hari ini, yaitu HMSP, TINS, GGRM, dan TPIA. Keempatnya berasal dari sektor yang berbeda, mulai dari consumer goods hingga pertambangan dan petrokimia.

  • HMSP — emiten rokok dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar
  • TINS — produsen timah yang sensitif terhadap harga komoditas global
  • GGRM — saham consumer goods dengan valuasi yang menjadi perhatian pasar
  • TPIA — emiten petrokimia yang terkait dengan grup Barito Pacific

Sentimen Regional dan Prospek Sesi Berikutnya

Berbeda dengan IHSG, bursa saham kawasan Asia mayoritas dibuka menguat. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,25%, sedangkan Kospi Korea Selatan melonjak 3,2%. Penguatan bursa regional ini belum mampu menular ke pasar domestik pada pembukaan sesi I.

Bagi investor, pelemahan indeks ke level 5.249 membuka peluang akumulasi jika support 5.182 bertahan. Namun jika level tersebut jebol, tekanan jual berpotensi berlanjut ke area yang lebih rendah. Perhatikan pula reaksi pasar terhadap data transaksi dan pergerakan saham-saham unggulan pada sesi II.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: investor.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top