Volvo XC40 2028 Facelift Resmi, EX40 Listrik Setop di AS

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Kamis, 10 September 2026 | 14:17:01 WIB
Volvo resmi memperkenalkan XC40 facelift 2028 dengan perubahan desain eksterior dan interior.

SULAWESI TENGAH — Generasi XC40 saat ini sudah berumur cukup panjang. Debutnya 2017, lalu disusul XC40 Recharge pada 2019. Nama Recharge kemudian diganti jadi EX40 pada 2024, mengikuti penamaan kendaraan listrik Volvo yang kini mencakup EX30, EX60, dan EX90.

Di pasar AS, XC40 jadi model terlaris ketiga Volvo. Di level global, SUV kompak ini menempati posisi kedua. Posisi itu menjelaskan mengapa Volvo tetap serius merawat XC40 meski gelombang SUV listrik terus deras.

Desain Eksterior Lebih Bersih

Facelift 2028 mengubah wajah XC40 secara signifikan. Bumper depan yang sebelumnya penuh potongan dan lekukan kini tampil jauh lebih sederhana.

Lampu utama masih memakai desain khas Thor's Hammer. Bedanya, elemen lampu lain kini disembunyikan, menciptakan efek tegas. Kap mesin dan fender juga dibentuk ulang, disusul bagian belakang yang disesuaikan.

Perbedaan XC40 bensin dan EX40 listrik terletak di grille. EX40 memakai panel rata sewarna bodi, sementara XC40 punya deretan garis diagonal yang menegaskan logo Volvo.

Layar 11,2 Inci dan Gemini di Kabin

Interior XC40 dan EX40 direnovasi meski perubahannya halus. Sorotan utamanya ada di layar sentuh baru berukuran 11,2 inci, naik dari 9 inci pada versi sebelumnya.

Posisi layar kini menonjol keluar dari dasbor, bukan lagi tersembunyi di antara ventilasi tengah. Tampilannya tidak buruk, dan ruang layar yang lebih luas terasa lebih lega untuk navigasi.

Software di baliknya sudah memakai Android Automotive terbaru. Google Gemini ikut hadir untuk mengatur setelan kendaraan, mengontrol infotainment, hingga mencari restoran dengan menu bebas gluten atau vegetarian.

Volvo sebenarnya sudah menambahkan Gemini ke sebagian besar modelnya sejak awal tahun ini. Jadi, kehadirannya di XC40 bukan hal yang benar-benar baru. Pencahayaan ambient juga diperbarui sebagai pelengkap.

Paket Keselamatan Naik Kelas

Perubahan terbesar justru ada di bawah kulit. Volvo membekali XC40 dan EX40 dengan paket sensor yang lebih canggih.

Kamera resolusi tinggi kini mengawasi segala arah, ditambah sensor ultrasonik di bumper dan radar yang diperbarui. Hasilnya, tampilan 3D detail kendaraan yang sebelumnya eksklusif untuk model Volvo yang lebih besar dan mahal kini tersedia di XC40.

Fitur pindah jalur otomatis juga masuk ke sistem Pilot Assist. Sistem ini tetap menyertakan lane-keep hands-on dan adaptive cruise control. Semua dikendalikan unit kontrol keselamatan terpusat dengan daya proses lebih besar, dan bisa diperbarui lewat over-the-air.

Volvo belum menyebut fitur apa lagi yang bakal datang. Jadi, jangan berharap sistem lepas tangan seperti Highway Assistant BMW atau Full Self-Driving Tesla hadir dalam waktu dekat.

Harga dan Ketersediaan

Volvo belum mengumumkan harga resmi XC40 2028. Begitu pula tanggal mulai penjualan dan daftar varian lengkapnya. Yang jelas, pasar AS hanya akan menerima versi bensin mulai 2028, sementara EX40 listrik dihentikan.

Untuk pasar Indonesia, Volvo belum memberi sinyal apakah XC40 facelift ini akan masuk. Model XC40 dan EX40 sendiri sudah dipasarkan di Tanah Air lewat jaringan resmi Volvo Car Indonesia.

Cocok untuk Siapa?

XC40 2028 menyasar pembeli SUV kompak premium yang mengutamakan keselamatan dan kabin rapi, bukan performa atau jarak tempuh listrik. Layar lebih besar dan Gemini memperkuat sisi teknologi yang jadi kelemahan generasi sebelumnya.

Bagi yang ingin versi listrik, kabar penghentian EX40 di AS jadi pertanda Volvo sedang merapikan lini produknya. Keputusan serupa di pasar lain, termasuk Indonesia, masih menunggu konfirmasi resmi.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top