MOROWALI — Peringatan Maulid Nabi di lingkungan Polres Morowali berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pejabat utama, personel Polres, hingga santri Pondok Pesantren Alfattah. Ketua Bhayangkari Cabang Morowali Ny. Nia Reza Khomeini serta Wadanyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulteng AKP Sudirman, S.H., turut hadir dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa momentum Maulid Nabi tahun ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat bagi setiap personel untuk menempatkan keteladanan Rasulullah sebagai fondasi dalam bertugas.
"Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema yang sangat agung dan sarat akan tanggung jawab bagi kita semua. Melalui momentum ini, mari kita kikis ego, hilangkan arogansi, dan kedepankan pelayanan yang berakhlak mulia," ujar Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini.
Kapolres mengingatkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat seharusnya membawa rasa aman dan nyaman, bukan ketakutan. Ia meminta seluruh personel menjadikan tutur kata yang santun dan tindakan yang adil sebagai identitas pelayanan sehari-hari.
"Jadilah polisi yang dirindukan kehadirannya oleh masyarakat karena tutur kata kita yang santun dan tindakan kita yang adil," pesannya di hadapan para personel dan tamu undangan.
Kehadiran santri Pondok Pesantren Alfattah serta sejumlah tokoh agama pada acara ini dinilai memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga selesai, termasuk mendengarkan tausiyah yang disampaikan Ustaz Hamzah.
Suasana semakin hangat ketika acara dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama dan ramah tamah. Sebagai penutup, panitia juga menggelar penilaian lomba kreatif bunga male yang diikuti sejumlah peserta, menambah semarak peringatan di lingkungan masjid Polres tersebut.
Melalui peringatan ini, Kapolres berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah tidak hanya menjadi renungan, tetapi benar-benar terimplementasi dalam setiap penanganan tugas kepolisian di lapangan.