Forkopimda Kota Palu Perketat Pengawasan Wilayah, Tawuran dan Judi Online Jadi Sorotan Utama

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:46:01 WIB
Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhiddin memimpin rapat koordinasi Forkopimda untuk memperketat pengawasan wilayah, Senin (24/8) di Palu.

PALU — Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhiddin meminta seluruh camat dan lurah membuka data kondisi wilayah masing-masing secara transparan. Instruksi ini disampaikan menyusul rapat koordinasi (rakor) Forkopimda yang digelar Senin (24/8) di Palu, yang menyepakati penguatan pengawasan lingkungan sebagai langkah preventif gangguan kamtibmas.

Imelda menekankan bahwa persoalan sosial yang berkembang akhir-akhir ini tidak bisa diselesaikan aparat penegak hukum seorang diri. Ia mencontohkan maraknya tawuran dan perselisihan antarwilayah yang membutuhkan peran aktif tokoh agama serta tokoh masyarakat di masing-masing kelurahan.

Judol dan Tawuran Jadi Perhatian Serius Forkopimda

Selain konflik horizontal, isu perjudian online (judol) turut menjadi pembahasan hangat dalam rapat tersebut. Menurut Imelda, peredaran judol dinilai meresahkan karena menyasar berbagai lapisan masyarakat dan berpotensi memicu gangguan sosial lain.

"Langkah itu untuk memberikan jaminan kenyamanan warga dalam beraktivitas, maka menciptakan suasana yang aman akan memberikan dampak positif terhadap kelangsungan sosial masyarakat," ujar Imelda di Palu, Rabu.

Imelda menegaskan, pendekatan kolaboratif menjadi kunci. Para tokoh agama diminta ikut mengedukasi warganya soal bahaya judol, sementara tokoh masyarakat diharapkan menjadi garda terdepan dalam mediasi konflik antarwilayah sebelum meluas.

Pemkot Minta Camat dan Lurah Buka Data Kondisi Wilayah

Dalam kesempatan itu, Imelda secara khusus meminta para camat dan lurah untuk tidak menutup-nutupi potensi gangguan keamanan di wilayahnya. Data yang akurat dari tingkat kelurahan dinilai krusial untuk identifikasi dini dan pencegahan.

"Sinergi dan komunikasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat di ibu kota Sulawesi Tengah," kata Imelda menambahkan.

Target: Identifikasi Dini Sebelum Gangguan Meluas

Melalui penegasan ini, Pemkot Palu berharap setiap persoalan yang berkembang dapat diidentifikasi sejak dini dan ditindaklanjuti secara bersama-sama. Tujuannya mencari solusi yang tepat demi menciptakan Kota Palu yang aman, tertib, dan kondusif.

"Kami berharap kolaborasi yang sudah terjalin semalam ini semakin solid dalam menangkal berbagai gangguan keamanan maupun ketertiban di tengah masyarakat," ucap Imelda.

Rakor Forkopimda ini menjadi bagian dari upaya rutin menjaga stabilitas daerah menjelang berbagai agenda nasional dan lokal. Pengawasan lingkungan yang diperketat diharapkan mampu menekan angka kriminalitas serta memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas di ibu kota Sulawesi Tengah.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: sulteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top