Polsek Bumi Raya Morowali Bor Sumur di Lahan 2 Hektare Milik Petani Bahonsuai yang Kekeringan

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:14:31 WIB
Personel Polsek Bumi Raya bersama petani membuat sumur bor di lahan seluas 2 hektare milik petani di Desa Bahonsuai, Morowali, untuk mengatasi kekeringan.

MOROWALI — Kekeringan yang melanda lahan persawahan di Desa Bahonsuai, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, mendorong jajaran kepolisian setempat untuk bertindak di luar tugas rutin mereka. Polsek Bumi Raya bersama petani setempat bergotong royong membuat sumur bor sebagai sumber air alternatif, Senin (24/8/2026).

Lahan seluas kurang lebih 2 hektare milik Lk. Umar menjadi fokus utama dalam upaya penyelamatan ini. Kondisi tanaman padi di lokasi tersebut mulai terancam akibat pasokan air yang menipis.

Kapolsek: Sumur Bor Solusi Atasi Kekeringan Lahan Sawit

Kapolsek Bumi Raya, IPTU Muhammad Akhyar, S.H., M.H., memimpin langsung personelnya turun ke lokasi. Ia menegaskan bahwa pembuatan sumur bor ini merupakan bentuk kepedulian dan upaya bersama untuk membantu petani menghadapi dampak cuaca ekstrem.

"Kami bersama Personel berupaya membantu petani mencari solusi terhadap kondisi yang terjadi. Pembuatan sumur bor ini diharapkan dapat menjadi sumber air alternatif sehingga tanaman padi tetap mendapatkan pasokan air dan dapat bertahan hingga masa panen," ujarnya.

Apresiasi Kapolres Morowali atas Kepedulian Anggotanya

Kapolres Morowali, AKBP Reza Khomeini, S.I.K., mengapresiasi langkah cepat yang diambil jajarannya. Menurutnya, aksi ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam bentuk kepedulian sosial.

"Kami mengapresiasi kepedulian personel Polsek Bumi Raya yang turun langsung membantu petani. Semoga langkah ini dapat memenuhi kebutuhan air persawahan dan membantu menjaga tanaman padi hingga masa panen," kata Kapolres Morowali.

Polres Morowali dan jajaran berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak dari bencana alam seperti kekeringan yang mengancam sektor pertanian di wilayah tersebut.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: dteksinews.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top