OJK Sulteng Buka Rekening SimPel untuk Seluruh Pelajar SRT 20 Palu, Targetkan Generasi Muda Melek Keuangan

Penulis: Oki Setiawan  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:03:01 WIB
Seluruh pelajar SRT 20 Palu resmi memiliki rekening SimPel melalui Program KEJAR yang digagas OJK Sulteng.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah memastikan seluruh pelajar Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 20 Palu kini memiliki rekening Simpanan Pelajar (SimPel) melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Langkah ini diambil untuk menanamkan kebiasaan mengelola keuangan sejak dini di tengah rendahnya literasi keuangan generasi muda. Kepala OJK Sulteng Bonny Hardi Putra menegaskan bahwa menabung adalah fondasi pembentukan karakter, bukan sekadar aktivitas menyimpan uang.

PALU — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah (Sulteng) terus memperluas akses layanan keuangan formal bagi pelajar. Terbaru, seluruh siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 20 Palu resmi memiliki rekening Simpanan Pelajar (SimPel) dalam rangkaian Puncak Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 sekaligus peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM).

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tengah, Bonny Hardi Putra, menyebut pembukaan rekening massal ini bukan hanya seremonial. Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dirancang untuk membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak bangku sekolah.

"Menabung bukan hanya menyimpan uang. Menabung adalah proses membangun karakter. Dari kegiatan menabung, kita belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kesabaran, dan kemampuan merencanakan masa depan," ujar Bonny di Palu, Selasa.

Pendidikan Keuangan Menjadi Kunci Pembentukan Karakter

Bonny menjelaskan, pendidikan keuangan tidak bisa ditunda hingga dewasa. Kebiasaan mengelola uang yang baik merupakan bagian integral dari pembentukan karakter generasi muda. Semakin dini diperkenalkan, semakin kuat fondasi mereka dalam mengambil keputusan finansial di masa depan.

Melalui kepemilikan rekening SimPel, para pelajar tidak hanya belajar menyisihkan uang jajan. Mereka juga diperkenalkan pada mekanisme layanan perbankan formal yang aman dan bertanggung jawab.

Edukasi Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Dalam kegiatan edukasi yang digelar di SRT 20 Palu, para siswa tidak sekadar mendapatkan buku tabungan. OJK Sulteng memberikan pemahaman praktis mengenai pengelolaan keuangan harian, termasuk cara membedakan kebutuhan pokok dan keinginan sesaat.

"Dalam kegiatan ini, pelajar mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan secara bijak, termasuk pentingnya menabung dan merencanakan penggunaan uang untuk kebutuhan di masa mendatang," jelasnya.

Materi ini dinilai krusial mengingat tingginya paparan gaya hidup konsumtif di kalangan remaja. Dengan bekal literasi yang cukup, pelajar diharapkan lebih kritis terhadap godaan belanja impulsif dan lebih fokus pada perencanaan masa depan.

Dorong Perluasan Inklusi Keuangan di Sulteng

Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi besar OJK Sulteng untuk meningkatkan indeks inklusi keuangan di wilayah Sulawesi Tengah. Pihaknya terus mendorong perluasan edukasi agar generasi muda memiliki pemahaman yang baik dalam memanfaatkan layanan keuangan secara aman.

Bonny menambahkan, pihaknya akan terus menggandeng perbankan dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjangkau lebih banyak sekolah. Targetnya, tidak ada lagi pelajar di Sulteng yang belum tersentuh layanan keuangan formal.

Dengan adanya rekening sejak dini, para pelajar juga memiliki catatan transaksi keuangan (history) yang bisa berguna untuk kebutuhan administrasi di kemudian hari. Ini menjadi bekal berharga saat mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: sulteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top