SULAWESI TENGAH — Google resmi mengumumkan tiga pembaruan sekaligus yang berfokus pada personalisasi konten. Yang paling menonjol adalah perubahan cara kerja Discover, feed rekomendasi berita di aplikasi Google dan browser Chrome, yang kini bisa diatur lewat percakapan dengan sistem. Pembaruan ini juga menjangkau Google News dan memberikan alat baru bagi penerbit media.
Alih-alih hanya mengandalkan tombol "ikuti" atau "sembunyikan", pengguna kini bisa mengetik perintah spesifik tentang topik atau tautan yang ingin diperbanyak atau dikurangi di feed Discover. Google menyebutnya sebagai antarmuka berbasis prompt, di mana sistem bisa mengajukan pertanyaan lanjutan untuk memperhalus hasil yang ditampilkan.
Permintaan yang dimasukkan akan diingat dan feed langsung menyesuaikan secara real-time. Ini berarti rekomendasi yang muncul bisa lebih relevan dengan minat pengguna pada saat itu, bukan hanya berdasarkan riwayat penelusuran lama.
Cara menggunakannya cukup sederhana. Setelah fitur tersedia di perangkat, pengguna tinggal mengetuk tombol tiga titik (overflow menu) atau kartu khusus yang muncul di feed, lalu memasukkan perintah teks. Google sudah menguji fitur ini sejak tahun lalu, dan peluncuran bertahap dimulai dalam beberapa hari ke depan.
Fitur audio briefing harian di Google News juga mendapat pembaruan serupa. Pengguna kini bisa memilih topik tertentu yang ingin dibahas dalam ringkasan audio, bukan hanya mendengarkan rangkuman berita umum.
Pilihan topik yang tersedia mencakup Headlines, Business, Entertainment & Lifestyle, Sports, Science & Technology, dan kategori lainnya. Setiap kategori bisa diperdalam lagi. Misalnya, pada kategori Entertainment, pengguna bisa memilih sub-topik seperti Arts & Design, Movies, Music, Theater, atau TV.
Dengan begitu, briefing audio yang dihasilkan akan berisi berita yang relevan dengan minat pendengar. Ini berguna bagi pengguna yang ingin mendapatkan ringkasan berita cepat namun tetap sesuai dengan preferensi personal.
Pengumuman ketiga ditujukan untuk penerbit media. Google menghadirkan tombol interaktif "Preferred Sources" yang bisa dipasang langsung di situs web. Tombol ini berfungsi untuk menambahkan publikasi tersebut sebagai sumber berita pilihan pengguna.
Saat tombol diklik, pengguna akan diarahkan kembali ke halaman penerbit tempat mereka terakhir membaca. Preferensi ini akan berlaku di beberapa permukaan Google, termasuk carousel Top Stories di hasil penelusuran, AI Overviews, dan AI Mode.
Bagi pengguna di Indonesia yang rutin membaca berita lewat Google Discover, pembaruan ini berarti feed yang lebih bersih dari topik yang tidak diinginkan. Sementara bagi yang sering mendengarkan briefing audio, opsi sub-topik yang lebih detail bisa membuat pengalaman mendengarkan lebih efisien.
Fitur-fitur ini diluncurkan secara bertahap, jadi tidak semua pengguna akan langsung mendapatkannya. Periksa pembaruan aplikasi Google dan Google News secara berkala untuk melihat apakah fitur sudah tersedia di perangkat.