SULAWESI TENGAH — Musim diskon pertengahan tahun 2026 menghadirkan peluang menarik bagi calon pembeli MacBook Pro. Amazon dan Best Buy kompak menawarkan potongan harga hingga USD 500 untuk jajaran MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max, dengan beberapa varian mencatatkan harga terbaik yang pernah ada setelah periode kenaikan harga. Best Buy sendiri tengah merayakan ulang tahunnya yang ke-60 dengan program diskon besar-besaran yang mencakup berbagai kategori produk, dari elektronik hingga peralatan rumah tangga.
Untuk pengguna yang menginginkan perangkat lebih ringkas, lini MacBook Pro 14 inci menjadi pintu masuk termurah ke chip M5 Pro. Varian dasar dengan konfigurasi CPU 14-core, RAM 24GB, dan penyimpanan 1TB dibanderol USD 2.299 (sekitar Rp 37,9 juta), turun USD 200 dari harga normal USD 2.499.
Amazon juga memangkas USD 400 untuk dua konfigurasi menengah. Varian CPU 15-core dengan RAM 24GB dan SSD 2TB kini dijual USD 2.599 (sekitar Rp 42,9 juta), sementara versi lebih tinggi dengan CPU 18-core di harga USD 2.799 (sekitar Rp 46,2 juta).
Bagi yang membutuhkan performa grafis lebih garang, MacBook Pro 14 inci M5 Max dengan RAM 36GB dan SSD 2TB mendapat potongan USD 299, menjadi USD 3.799,99 (sekitar Rp 62,7 juta).
Model layar besar menyimpan diskon paling agresif. Seluruh empat konfigurasi MacBook Pro 16 inci yang dilacak mengalami penurunan harga, dimulai dari varian M5 Pro 24GB/1TB di angka USD 2.759,99 (sekitar Rp 45,5 juta) setelah dipotong USD 239.
Varian M5 Pro dengan RAM 48GB dan SSD 1TB turun USD 300 menjadi USD 3.299 (sekitar Rp 54,4 juta). Sementara itu, MacBook Pro 16 inci M5 Max 36GB/2TB juga dipangkas USD 300 menjadi USD 3.999 (sekitar Rp 66 juta).
Puncaknya, konfigurasi tertinggi M5 Max dengan RAM 48GB dan penyimpanan 2TB mendapatkan potongan maksimal USD 500. Harganya kini menyentuh USD 4.499 (sekitar Rp 74,2 juta), menjadikannya pilihan ideal bagi kreator profesional yang bekerja dengan file berkapasitas besar.
Penurunan harga ini terjadi setelah Apple memberlakukan penyesuaian harga pada lini MacBook Pro terbaru. Catatan dari pelacak harga menunjukkan beberapa model kini lebih murah USD 100 dibanding penawaran diskon sebelumnya, menandakan tekanan persediaan atau strategi pemasaran musiman dari ritel.
Perlu dicatat, artikel ini merupakan bagian dari program afiliasi Amazon. Pembelian melalui tautan yang disediakan dapat memberikan kompensasi kecil kepada penyedia berita, namun tidak memengaruhi harga final yang dibayarkan konsumen.
Diskon ini paling masuk akal untuk profesional kreatif, developer, dan editor video yang membutuhkan daya pemrosesan tinggi. Varian M5 Pro menawarkan keseimbangan performa dan efisiensi daya untuk penggunaan harian berat, sementara M5 Max ditujukan untuk alur kerja rendering 3D atau komputasi machine learning yang intensif.
Bagi pengguna di Indonesia, perlu diingat bahwa harga tersebut belum termasuk pajak impor, bea masuk, dan biaya pengiriman internasional. Skema pembelian melalui jasa titip atau pembelian langsung di Amerika Serikat tetap menjadi opsi, namun total biaya bisa melonjak signifikan. Membandingkan harga dengan distributor resmi Apple di dalam negeri tetap disarankan sebelum memutuskan impor.