BANGGAI — Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 bukan sekadar catatan sejarah yang usang. Bagi Bawaslu Kabupaten Banggai, momentum tersebut adalah bukti nyata bahwa kaum muda adalah penggerak perubahan yang mampu memaksa sejarah bergerak lebih cepat.
Hal ini disampaikan Anggota Bawaslu Banggai, Arkamulhak Dayanun, saat bertindak sebagai pembina upacara dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Kantor Sekretariat Bawaslu setempat, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti seluruh jajaran anggota beserta staf sekretariat.
Menurut Arkamulhak, semangat yang sama yang mendorong para pemuda menjemput proklamasi harus dihidupkan kembali dalam konteks kekinian. Ia menilai, tanpa desakan dan idealisme pemuda saat itu, proklamasi kemerdekaan belum tentu terjadi pada 17 Agustus 1945.
"Pemuda memaksa sejarah untuk bergerak lebih cepat. Mereka tidak mau menunggu," tegasnya di hadapan para peserta upacara.
Ia menekankan, relevansi semangat tersebut kini bertumpu pada tugas pengawasan pemilu dan penguatan demokrasi. Generasi muda, lanjutnya, tidak boleh hanya menjadi objek politik, tetapi justru harus tampil sebagai subjek utama penjaga kualitas demokrasi.
"Kaum muda bukan hanya objek, tetapi subjek utama penjaga demokrasi," ujarnya.
Upacara yang mengusung tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" ini dinilai menjadi pengingat agar rasa cinta tanah air tidak luntur di lingkungan institusi penyelenggara pemilu. Arkamulhak menegaskan, peringatan ini bukanlah rutinitas tahunan semata.
Ia berharap semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui pengabdian, integritas, serta tanggung jawab setiap jajaran dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu. Nilai-nilai perjuangan para pendahulu bangsa, kata dia, harus terus diwariskan dan diwujudkan dalam menjaga demokrasi Indonesia.
Pelaksanaan upacara ini juga menjadi komitmen Bawaslu Banggai untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat persatuan, kebangsaan, serta kehidupan demokrasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Bawaslu Banggai lainnya, yakni Zulkifli Sandagang, Abd. Rahman Sangkota, dan Nizkawati Ms. Kono, bersama seluruh jajaran staf sekretariat.