BRI Finance Soroti Pentingnya Persiapan Teknis dan Finansial Sebelum Touring Motor di Momen Libur Panjang

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:09:01 WIB
Corporate Secretary BRI Finance Aditia Fakhri Ramadhani menyampaikan pentingnya persiapan teknis dan finansial sebelum melakukan touring motor pada momen libur panjang.

SULAWESI TENGAH — Momentum libur panjang Hari Kemerdekaan biasanya diikuti peningkatan aktivitas masyarakat, mulai dari kunjungan ke destinasi wisata hingga konvoi touring bersama komunitas. Bagi pengendara sepeda motor, euforia ini kerap memicu perjalanan jarak jauh yang menuntut kesiapan lebih dari sekadar fisik.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menegaskan bahwa persiapan menyeluruh adalah kunci utama sebelum memulai perjalanan touring. Ia menyoroti bahwa pemeriksaan kendaraan secara berkala di bengkel resmi menjadi langkah preventif yang sering diabaikan.

"Touring bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan untuk mengisi momen kemerdekaan. Namun, sebelum berangkat, pastikan kendaraan dalam kondisi baik, tubuh dalam kondisi prima, dan rute perjalanan sudah dipersiapkan," ujar Dhani dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (18/8). Tiga Aspek Krusial yang Sering Terlewat saat Persiapan Touring

Berdasarkan catatan BRI Finance, setidaknya ada tiga hal yang kerap luput dari perhatian peserta touring, yaitu kondisi teknis kendaraan, kelengkapan dokumen, dan manajemen kelelahan. Padahal, ketiganya menjadi penentu utama keselamatan di jalan.

Pertama, pemeriksaan komponen vital. Ban, rem, oli, lampu, dan sistem kelistrikan wajib dicek kondisinya. Untuk perjalanan dengan jarak tempuh di atas 200 kilometer, disarankan melakukan servis menyeluruh di bengkel agar performa mesin tetap stabil.

Kedua, kelengkapan surat dan alat keselamatan. Helm berstandar SNI, jaket, celana panjang, serta sepatu tertutup adalah perlengkapan wajib. Pastikan juga Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) dibawa dan masih berlaku.

Ketiga, manajemen waktu istirahat. Memaksakan diri saat mengantuk adalah penyebab utama kecelakaan tunggal. Pengendara harus berhenti secara berkala di rest area, serta memperkirakan waktu tempuh agar tidak tiba di lokasi dalam kondisi kelelahan ekstrem. Pembiayaan Motor Baru dengan Bunga 0,7% per Bulan

Di luar aspek keselamatan, BRI Finance melihat momen ini sebagai peluang bagi masyarakat yang ingin mengganti kendaraan lamanya sebelum melakukan perjalanan jauh. Perusahaan menawarkan pembiayaan motor baru dengan bunga mulai dari 0,7% per bulan dan tenor hingga lima tahun.

Skema ini dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan angsuran ringan tanpa mengganggu arus kas harian. Dengan tenor panjang, cicilan bulanan menjadi lebih fleksibel dan terjangkau.

"Memiliki kendaraan baru tentu perlu disertai perencanaan finansial yang baik. Kami menghadirkan pilihan pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, sehingga masyarakat dapat merencanakan kepemilikan motor baru dengan lebih nyaman," jelas Dhani.

Bagi konsumen yang tengah mempertimbangkan pembelian motor baru, penting untuk menghitung rasio cicilan terhadap pendapatan bulanan. Idealnya, total cicilan tidak melebihi 30% dari penghasilan tetap agar tidak membebani keuangan pribadi.

Dengan kombinasi kesiapan teknis kendaraan, kondisi fisik yang prima, serta perencanaan finansial yang matang, kegiatan touring di momen kemerdekaan dapat berjalan aman dan nyaman hingga tiba di tujuan.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: klikwarta.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top