Bupati Morowali Buka Suara Isu Tugu Bahomohoni Dibongkar: Ikon Adipura Tetap Ada, Hanya Direnovasi Jelang Porprov

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 12:37:31 WIB
Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menyampaikan penjelasan mengenai nasib Tugu Bundaran Bahomohoni yang tengah menjalani renovasi.

MOROWALI — Kejelasan nasib Tugu Bundaran Bahomohoni akhirnya disampaikan langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf. Ia memastikan tugu yang menjadi ikon kabupaten sejak 2023 itu tidak akan dibongkar total, hanya akan dipercantik dengan sentuhan inovasi baru.

"Pembongkaran itu tidak akan menghilangkan Tugu Adipura itu. Tugu Adipura itu tidak boleh dihilangkan karena itu ikon kita, cuma kita percantik, jadi ada inovasi," ujarnya tegas di sela upacara HUT ke-81 RI di Alun-alun Rumah Jabatan Bupati Morowali, Senin (17/8).

Pernyataan ini sekaligus meluruskan keresahan yang berkembang di masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Area Bundaran Bahomohoni memang tengah terlihat ramai aktivitas penataan, sehingga memicu asumsi publik bahwa tugu akan dihilangkan permanen.

Penataan Area Bundaran Bahomohoni untuk Porprov

Iksan menjelaskan, penataan yang tengah berlangsung di kawasan bundaran tersebut merupakan bagian dari persiapan menyambut ajang Porprov. Pemerintah kabupaten berupaya menghadirkan wajah kota yang lebih rapi dan representatif bagi para tamu serta atlet yang datang.

Bupati dua periode itu pun memahami jika setiap proses pembangunan selalu memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Namun, ia menilai dinamika tersebut adalah hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat.

"Yang namanya memperbaiki itu pasti ada riaknya, itu namanya bermasyarakat. Kita hanya mempercantik itu menjelang Porprov. Saya hanya punya niat adalah membangun Morowali ini ke depan," kata Iksan.

Warga Diminta Menilai Setelah Proyek Rampung

Lebih lanjut, Iksan meminta seluruh warga untuk bersabar dan tidak terburu-buru menilai hasil pekerjaan yang belum selesai. Menurutnya, penilaian terhadap keindahan dan fungsi tugu baru bisa dilakukan setelah seluruh proses renovasi tuntas dikerjakan.

"Kami kembali kepada niat kita yang memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Artinya kan sekarang belum selesai, nanti kalau sudah selesai kan baru bisa dilihat," serunya.

Di akhir keterangannya, orang nomor satu di Morowali itu kembali mengingatkan komitmennya selama memimpin daerah tersebut. Ia menegaskan akan melanjutkan program yang dinilai baik dan memperbaiki hal-hal yang dirasa kurang.

"Saya masih memakai tagline, yang baik saya lanjutkan, yang tidak baik saya benahi," tutupnya.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: bedahnusantaraindonesia.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top