Megawati Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Sekolah Partai, Ajak Ribuan Kader Doakan Korban Gempa NTT

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 10:52:32 WIB
Megawati memimpin upacara peringatan HUT Ke-81 RI di Sekolah Partai, Sulawesi Tengah, dengan dihadiri ribuan kader.

SULAWESI TENGAH — Upacara yang digelar di halaman Sekolah Partai itu menjadi momen konsolidasi internal partai di tengah agenda nasional. Megawati bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi jajaran pengurus pusat dan dihadiri ribuan kader dari berbagai daerah. Pilihan lokasi ini sekaligus menegaskan tradisi partai dalam merayakan kemerdekaan di luar Istana Negara.

Mengheningkan Cipta untuk Flores dan NTT

Saat memasuki momen mengheningkan cipta, Megawati menyampaikan permohonan doa secara khusus. Ia menyebut bencana yang melanda wilayah Flores dan sekitarnya sebagai musibah yang membutuhkan perhatian seluruh elemen bangsa.

"Seluruh rakyat Indonesia yang saya cintai, marilah kita mengucapkan doa bersama terutama untuk yang namanya daerah Nusa Tenggara Timur terutama Flores," ujar Megawati sebelum memimpin doa.

Ia berharap masyarakat yang selamat diberikan ketabahan, sementara para korban jiwa ditempatkan di sisi terbaik Tuhan. "Kita doakan supaya mereka yang telah mengalami musibah untuk menguatkan dirinya dan bagi keluarga yang telah ditinggalkan oleh mereka-mereka yang merupakan terkena musibah gempa, kita doakan mendapatkan tempat selayaknya di sisi Allah," tuturnya.

Korban Jiwa Capai 53 Orang, Ribuan Warga Mengungsi

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang disampaikan Deputi Bidang Pencegahan Abdul Muhari, gempa yang terjadi Sabtu (15/8) menimbulkan korban jiwa cukup besar. Sebanyak 53 orang meninggal dunia dan 135 lainnya mengalami luka-luka.

Rincian korban jiwa tersebar di sejumlah kabupaten. Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan korban terbanyak mencapai 25 jiwa, disusul Manggarai Timur 20 jiwa, Sikka 4 jiwa, Ende 2 jiwa, serta Manggarai Barat dan Nagekeo masing-masing 1 jiwa. Selain korban jiwa, ribuan warga terpaksa mengungsi akibat kerusakan bangunan rumah dan fasilitas umum.

Duka Mendalam Disampaikan dalam Amanat

Dalam amanatnya, Megawati kembali menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana tersebut. Ia menegaskan bahwa solidaritas kebangsaan harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar seremonial.

"Saya secara khusus tadi kita telah berdoa bagi warga Flores, NTT dan berduka cita yang sedalam-dalamnya pada korban yang menjadi akibat gempa bumi yang sangat luar biasa," kata Megawati.

Ia mengajak seluruh kader PDIP untuk turut membantu meringankan beban korban melalui berbagai kanal kemanusiaan. Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa di tengah perayaan kemerdekaan, masih ada saudara sebangsa yang berjuang menghadapi dampak bencana.

Upacara berlangsung khidmat dan ditutup dengan orasi politik singkat. Megawati tidak menghadiri upacara kenegaraan di Istana Merdeka yang dipimpin Presiden Joko Widodo pada hari yang sama.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top