SULAWESI TENGAH — Gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dipastikan akan menjadi pameran dengan skala terbesar dalam sejarah penyelenggaraannya. Sebanyak 11 area pameran disiapkan untuk menampung kendaraan penumpang, kendaraan niaga, sepeda motor, komponen aftermarket, hingga industri penunjang lainnya.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran GAIKINDO, Anton Kumonty, mengungkapkan bahwa tahun ini menjadi momen spesial. "Tahun ini akan menjadi penyelenggaraan GIIAS dengan merek yang tidak hanya terbanyak namun juga terlengkap dengan hadirnya total 10 merek yang baru pertama kali ikut serta," ujarnya dalam keterangan resmi.
Pada segmen mobil penumpang, sebanyak 43 merek dipastikan berpartisipasi. Nama-nama besar seperti Toyota, Honda, Daihatsu, Mitsubishi Motors, Suzuki, Hyundai, dan Wuling tetap setia hadir. Sementara itu, kehadiran pendatang baru seperti Aletra, BAIC, BAW, Leapmotor, dan Solarky menambah daftar peserta semakin panjang.
Untuk segmen kendaraan komersial, tujuh merek siap unjuk gigi. DFSK, Farizon, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, SAG, dan UD Truks menjadi pemain utama di kategori ini. Para pengunjung yang mencari kendaraan angkut atau logistik bisa langsung menjajal produk-produk terbaru mereka.
Bagi pecinta roda dua, GIIAS 2026 juga tidak kalah menarik. Sebanyak 13 merek sepeda motor dipastikan hadir, mulai dari raja jalanan Astra Honda Motor, BMW Motorrad, Harley-Davidson, Royal Enfield, hingga merek motor listrik seperti Alva, Kupprum, dan Pacific e-bike. Triumph dan Scomadi juga masuk dalam daftar peserta.
Di sektor karoseri, lima perusahaan turut ambil bagian. Adiputro, Laksana, New Armada, Piala Mas, dan Tentrem siap memamerkan karya-karya karoseri terbaru mereka. Kehadiran para karoseri ini menjadi nilai tambah bagi pengunjung yang membutuhkan kendaraan khusus seperti bus atau ambulans.
Dari total peserta, sepuluh merek tercatat sebagai pendatang baru yang pertama kali mengikuti GIIAS. Beberapa di antaranya adalah Aletra, BAIC, BAW, iCar, Leapmotor, Lepas, Solarky, dan VinFast. Ini menandakan kepercayaan industri terhadap pasar otomotif Indonesia yang masih tumbuh.
Belum ada informasi resmi mengenai tanggal pasti penyelenggaraan GIIAS 2026. Namun, dengan komitmen peserta yang sudah solid, pameran ini diprediksi akan kembali menyedot perhatian publik dan menjadi barometer tren otomotif tanah air. Pantau terus Medcom.id untuk informasi jadwal dan lokasi terbaru.