SULAWESI TENGAH — Setelah menjalani uji jalan sejauh 1.200 kilometer dari Cilegon ke Bali, Charged Ndara resmi meluncur untuk pasar Indonesia. Motor listrik ini bukan sekadar kendaraan ramah lingkungan, melainkan juga bukti kemampuan rekayasa pabrikan lokal dalam menghadirkan performa tinggi.
Charged konsisten mengangkat kekayaan Nusantara dalam penamaan produknya. "Ndara" dipilih sebagai identitas, sementara desain bodi mengambil inspirasi dari kekuatan dan keanggunan kuda yang sedang berlari.
Perpaduan estetika organik dengan rekayasa teknik modern disebut menghasilkan akselerasi responsif dan stabilitas mumpuni. Motor ini tersedia dalam tiga pilihan warna: Emerald Green, Graphite Silver, dan Midnight Black.
Sebagai model paling bertenaga di jajaran Charged, Ndara mengandalkan motor listrik dengan daya puncak 11.000 Watt. Kecepatan maksimalnya mencapai 125 kilometer per jam, menjadikannya salah satu motor listrik sport naked tercepat di kelasnya.
Sebelum diluncurkan, Charged menggelar Touring Nusantara untuk menguji ketahanan motor di kondisi jalan nyata. Perjalanan sejauh 1.200 kilometer dari Cilegon menuju Bali ditempuh dalam lima hari untuk membuktikan performa, daya tahan, dan kenyamanan di berbagai karakter jalan Indonesia.
Charged Ndara dipasarkan dalam dua konfigurasi baterai:
Selisih harga Rp 10 juta memberikan tambahan kapasitas daya untuk jarak tempuh lebih jauh. Kedua varian sudah termasuk status on the road untuk wilayah Jakarta.
CEO Grup Charged Indonesia CY Joel mengatakan Ndara ditujukan bagi pengendara yang mendambakan performa tinggi sekaligus kontribusi nyata terhadap lingkungan. "Kami dengan bangga mempersembahkan Ndara kepada para pengendara Indonesia," ujar Joel dalam keterangan resmi, Senin (29/6/2026).
Dengan harga di bawah Rp 80 juta, Ndara bersaing langsung dengan motor listrik performa tinggi lain di pasar Indonesia. Konsumen yang berminat dapat melakukan pemesanan melalui jaringan dealer resmi Charged Indonesia.