SULAWESI TENGAH — Jakarta – Kini pelanggan tidak perlu lagi kebingungan mencari informasi saat listrik padam. PLN menyediakan fitur “Cek Padam di Sekitar Saya” di aplikasi PLN Mobile yang menampilkan lokasi gangguan, penyebab pemadaman, hingga progres perbaikan secara real-time. Cukup dengan beberapa sentuhan di ponsel, pengguna bisa mengetahui apakah pemadaman terjadi karena pemeliharaan jaringan, gangguan teknis, atau pemadaman terencana.
Untuk mengakses informasi ini, pelanggan cukup membuka aplikasi PLN Mobile, masuk menggunakan akun yang terdaftar, lalu memilih menu Pengaduan dan mengklik fitur “Cek Padam di Sekitar Saya”. Sistem akan menampilkan peta dengan ikon merah yang menandai lokasi terdampak. Status penanganan dan perkiraan waktu perbaikan juga bisa dipantau langsung.
“Fitur ini dirancang untuk memberikan informasi kondisi jaringan listrik secara real-time kepada pelanggan,” demikian penjelasan PLN dalam keterangan resminya. Dengan begitu, masyarakat bisa mengatur aktivitas lebih baik tanpa harus menghubungi layanan pelanggan secara manual.
PLN Mobile juga menjadi kanal pelaporan potensi bahaya kelistrikan. Masyarakat bisa melaporkan kabel putus, tiang listrik miring, pohon yang mendekati jaringan, hingga percikan api pada instalasi PLN. Setiap laporan yang masuk akan diproses petugas untuk mencegah gangguan yang lebih luas.
Cara melaporkannya pun sederhana: pilih menu Pengaduan, klik Buat Pengaduan, tentukan jenis gangguan, isi lokasi dan kronologi, lalu lampirkan foto pendukung. Setelah laporan terkirim, pelanggan bisa memantau perkembangan penanganan melalui aplikasi yang sama.
PLN mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan layanan digital ini secara optimal. Partisipasi aktif dalam melaporkan potensi gangguan dinilai penting untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Dengan respons yang lebih cepat dan terintegrasi, risiko pemadaman yang meluas diharapkan bisa diminimalkan.
Layanan ini menjadi bukti transformasi digital PLN yang tidak hanya memudahkan transaksi pembayaran, tetapi juga memperkuat komunikasi langsung dengan pelanggan. Bagi masyarakat yang aktivitasnya sangat bergantung pada listrik—seperti pekerja rumahan, pelaku UMKM, hingga industri kecil—kehadiran fitur ini menjadi lifeline yang mengurangi ketidakpastian saat gangguan terjadi.