SULAWESI TENGAH — Operation Director PT BYD Motor Indonesia Nathan Sun menjelaskan bahwa varian Classic merupakan trim termurah yang tersedia dalam opsi Standard dan Dynamic. Sementara varian Cross hadir dalam pilihan Advanced, Superior, dan Superior Captain Seat.
Varian Cross dibedakan dari Classic lewat sejumlah ubahan eksterior. BYD menyematkan roof rail, desain velg baru, dan aksen chrome hitam pada grille yang membuat tampilan lebih maskulin.
"Varian Cross mulai dari Advance rodanya 17 inch," kata Nathan Sun saat peluncuran di Plataran Hutan Kota, Jakarta.
Perbedaan paling signifikan ada di sektor penggerak. Varian Cross menggendong baterai 18,3 kWh dengan jarak tempuh mode listrik murni mencapai 110 km. Baterai ini juga mendukung DC fast charging 26 kW.
"Baterainya 18,3 kWh jarak tempuh sampai 110 kilometer. Kalau digunakan di kota sehari sudah cukup ya," jelas dia. "Ada DC Charging, sebesar 26 kW," tambahnya.
Sebagai varian dasar di lini Cross, tipe Advanced sudah mendapatkan seluruh spesifikasi eksterior dan baterai tersebut. Naik ke tipe Superior, BYD menambahkan ADAS, Electric Opening Trunk, dan Wireless Charging. Puncaknya, tipe Superior Captain Seat menghadirkan Panoramic Roof dan konfigurasi 6-penumpang dengan kursi kapten.
Bagi konsumen yang mencari kendaraan lebih efisien, BYD menyediakan lini Classic. Lini ini menggunakan velg 16 inci dengan ban 225/60 R16 dan baterai berkapasitas 7,4 kWh yang sanggup menempuh jarak 40 km dalam mode listrik. Tidak ada fitur DC charging di lini ini.
Varian Classic Standard sudah dibekali Cruise Control dan Rear View Camera. Sementara tipe Dynamic mendapat tambahan 6 airbag, kamera 360 derajat, dan spion lipat elektrik.
Keduanya sama-sama menggunakan teknologi Blade Battery dari BYD.