Diterpa Isu "Pesta Babi", Mentan Amran Tegaskan Fokus Pemerintah di Merauke Adalah Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 18:46:09 WIB
Menteri Pertanian menegaskan fokus pemerintah di Merauke adalah ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

JAKARTA — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman buka suara soal isu yang belakangan ramai di media sosial terkait dugaan "pesta babi" dalam sebuah acara di Merauke. Amran dengan tegas membantah isu tersebut dan mengalihkan fokus publik pada substansi program pemerintah di daerah yang menjadi lumbung pangan nasional itu.

"Tidak ada yang namanya pesta. Yang ada adalah program ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Itu fokus utama kami," ujar Amran dalam keterangannya, Selasa (15/4/2025).

Akar Polemik: Isu yang Beredar di Media Sosial

Polemik ini mencuat setelah beredarnya foto dan video yang memperlihatkan sejumlah pejabat tengah menyantap hidangan daging babi dalam sebuah acara di Merauke. Warganet kemudian mengaitkannya dengan kunjungan kerja Menteri Pertanian dan rombongan ke daerah tersebut. Isu ini langsung viral dan memicu perdebatan di berbagai platform.

Amran menilai isu tersebut sengaja dihembuskan untuk mengalihkan perhatian publik dari capaian-capaian positif di sektor pangan. Ia menekankan bahwa kunjungannya ke Merauke baru-baru ini sepenuhnya membahas soal perluasan areal tanam, distribusi bantuan alat mesin pertanian (alsintan), dan pendampingan petani lokal.

Fokus Pemerintah: Lumbung Pangan dan Kesejahteraan Petani

Mentan menegaskan bahwa Merauke merupakan salah satu wilayah prioritas dalam program cetak sawah baru dan optimalisasi lahan rawa. Pemerintah menargetkan peningkatan produksi padi di Papua Selatan untuk mendukung ketahanan pangan nasional, terutama menghadapi ancaman krisis pangan global.

"Kami di Merauke bukan untuk pesta, tapi untuk bekerja. Ada ribuan hektare lahan yang harus segera digarap, ada petani yang harus kita bantu alat dan benihnya," kata Amran.

Ia menambahkan, kesejahteraan petani menjadi indikator keberhasilan utama. Pemerintah telah mengalokasikan bantuan pupuk bersubsidi, alsintan, dan akses permodalan bagi petani di Merauke dan sekitarnya. Program-program itu, menurut Amran, sudah berjalan dan mulai menunjukkan hasil.

Apa Langkah Pemerintah Selanjutnya?

Ke depan, Kementerian Pertanian akan mempercepat realisasi program cetak sawah baru di Merauke yang sempat tertunda akibat cuaca dan logistik. Amran juga meminta jajarannya untuk terus melakukan pendampingan intensif kepada petani agar target produksi tercapai.

"Kami tidak akan terpengaruh isu-isu negatif. Yang penting adalah bagaimana beras bisa sampai ke meja masyarakat dengan harga terjangkau dan petani sejahtera," pungkasnya.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: radarpalu.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top