Pemprov Sulteng Kebut Pembangunan Kawasan Pangan 1.123 Hektare di Donggala

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:57:01 WIB
Gubernur Sulteng Anwar Hafid percepat pembangunan Kawasan Pangan Nusantara Talaga di Donggala.

PALU — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melanjutkan proyek Kawasan Pangan Nusantara (KPN) Talaga di Kabupaten Donggala. Langkah percepatan ini diambil guna memastikan fasilitas penunjang di kawasan tersebut segera berfungsi optimal dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Dalam rapat terbatas yang digelar di Palu pada Jumat (8/5), Anwar Hafid menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk berkolaborasi melakukan langkah-langkah taktis. Ia menilai program pangan merupakan isu strategis yang masuk dalam prioritas nasional, sehingga pemanfaatannya tidak boleh tertunda.

"Kawasan pangan sangat penting dalam menunjang kekuatan pangan daerah maupun nasional, sehingga perlu dilakukan percepatan pemanfaatannya," kata Anwar Hafid saat memimpin rapat di Palu.

Lahan 200 Hektare Siap Kelola dan Dukungan Infrastruktur

Tenaga Ahli Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional, M Ridha Saleh, mengungkapkan bahwa perkembangan fisik di lapangan telah menunjukkan kemajuan signifikan. Saat ini, lahan seluas 200 hektare telah melalui proses pembersihan (land clearing) dan siap untuk dikelola lebih lanjut oleh para petani setempat.

Meskipun pengelolaan belum berjalan maksimal sejak diresmikan oleh Wakil Presiden ke-13 KH Ma'ruf Amin pada Oktober 2023, aktivitas pertanian di sekitar lokasi tetap berjalan. Ridha memastikan seluruh aspek legalitas dan perizinan kawasan sudah rampung, termasuk ketersediaan infrastruktur dasar.

“Perizinan kawasan itu sudah lengkap, termasuk infrastruktur pendukung seperti jalan dan air sudah tersedia,” ujar M Ridha Saleh yang sebelumnya terlibat langsung dalam penanganan teknis KPN Talaga.

Target Penyuplai Pangan IKN dan Swasembada Nasional

KPN Talaga dirancang sebagai lumbung pangan utama untuk menyokong kebutuhan logistik di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Dengan total luas lahan mencapai 1.123 hektare, kawasan ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Donggala dan sekitarnya.

Selain fokus pada IKN, revitalisasi kawasan ini bertujuan mendukung Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam mencapai target swasembada pangan nasional. Pihak Satgas berharap optimalisasi lahan ini dapat segera meningkatkan volume produksi pangan secara berkelanjutan.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Industrialisasi Desa

Gubernur Anwar Hafid menekankan bahwa keberhasilan KPN Talaga bergantung pada sinergi antara OPD teknis dan instansi terkait. Pembangunan kembali fasilitas penunjang diharapkan tidak hanya berhenti pada aktivitas tanam-panen, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem industrialisasi di wilayah pedesaan.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulteng Reny A Lamadjido, Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala dinas terkait. Pemprov Sulteng kini fokus menyusun jadwal tindak lanjut pasca-pertemuan untuk memastikan koordinasi di lapangan berjalan sinkron dengan target pemerintah pusat.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: sulteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top