Pemerintah Kota Palu menerima bantuan senilai Rp107 miliar melalui program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) Kementerian Dalam Negeri untuk menunjang pengelolaan sampah terpadu di daerah itu. Bantuan diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, dan diterima langsung Wali Kota Palu Hadianto Rasyid. Alokasi anggaran tersebut disebut menjadi momentum memperkuat kerja bersama mewujudkan kota yang lebih bersih dan tertata.
PALU — Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyatakan bantuan senilai Rp107 miliar dari pemerintah pusat akan diarahkan untuk optimalisasi tata kelola kebersihan. Menurutnya, dana itu harus membuat Palu semakin indah, tertata, bersih, dan lebih maju.
Dukungan pembiayaan tersebut diterima melalui skema Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) yang digulirkan Kementerian Dalam Negeri. Penyerahannya berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan.
Bantuan Dinilai Buah Kerja Bersama Seluruh Elemen Kota
Hadianto menyebut dukungan pemerintah pusat itu sebagai hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Kota Palu. Kesadaran dan kepedulian warga terhadap kebersihan serta pembangunan kota, katanya, terus menunjukkan peningkatan.
Alokasi anggaran dari pemerintah pusat dipandang menjadi momentum memperkuat kolaborasi. Tujuannya mewujudkan kota yang lebih bersih, rapi, tertata, dan nyaman bagi warga.
"Kebersihan harus menjadi budaya. Kami terus berupaya menanamkan kesadaran masyarakat tentang peduli sampah. Pembangunan berkelanjutan salah satunya dapat dipengaruhi kebersihan suatu kota dan komitmen ini kami jalankan untuk pembangunan yang inklusif di masa depan," ujar Hadianto.
Wali Kota Minta Semangat Gotong Royong Dipertahankan
Hadianto mengajak seluruh masyarakat dan jajaran Pemkot Palu membangun kesepahaman soal arah pembangunan ke depan. Semangat gotong royong dalam menjalankan berbagai program, menurutnya, perlu terus dipertahankan.
"Mari kita tunjukkan kerja-kerja keras kepada publik, bangun terus kesepahaman terkait apa yang menjadi tuju ke depan, bangun Kota Palu menjadi kota yang lebih baik dan inklusif untuk semua orang," ucapnya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pemkot yang terlibat menjaga kebersihan kota. Terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), satgas kebersihan, RT/RW, serta masyarakat yang tergabung dalam program padat karya.
Apresiasi untuk Kementerian Keuangan, Bappenas, dan Kemendagri
Hadianto turut mengapresiasi Kementerian Keuangan, Bappenas, dan Kemendagri atas kepercayaan maupun dukungan yang diberikan kepada masyarakat Kota Palu melalui program LSDP.
Ia menegaskan kebersihan menjadi salah satu program prioritas Pemkot Palu. Menurutnya, Kota Palu harus tumbuh dan menjadi daerah maju di Indonesia, dibangun sebagai daerah tujuan semua orang.
"Kota Palu harus tumbuh dan menjadi daerah maju di Indonesia. Kota ini dibangun untuk menjadi daerah tujuan semua orang. Urusan kebersihan salah satu program prioritas kami," demikian Hadianto.