SULAWESI TENGAH — Penyanyi dan pencipta lagu Sia resmi melepas separuh kepemilikan katalog musiknya kepada perusahaan investasi Pophouse dengan nilai US$180 juta atau sekitar Rp 3,22 triliun. Dari transaksi itu, Sia menerima sekitar US$165 juta atau Rp 2,95 triliun untuk lagu-lagu yang ditulisnya sebelum menikah dengan Dan Bernard. Mantan suaminya itu disebut mendapat bagian US$1 juta atau sekitar Rp 17,9 miliar lewat kesepakatan perceraian mereka.
Pophouse menampung hak atas sejumlah lagu yang ditulis Sia sepanjang kariernya, termasuk "Cheap Thrills" dan "Chandelier". Penjualan ini menempatkan Sia dalam deretan musisi yang memonetisasi katalog lebih awal, alih-alih menunggu royalti mengalir bertahun-tahun.
Kesepakatan dengan Dan Bernard jadi bagian rumit dari transaksi tersebut. Sebagian uang dari katalog itu masuk dalam pembagian harta perceraian, sehingga Sia tidak bisa menikmati seluruh hasil penjualan sendirian.
Rincian Pembagian Uang Katalog
Dari total Rp 3,22 triliun, Sia disebut menerima US$165 juta atau sekitar Rp 2,95 triliun untuk lagu-lagu yang ditulis sebelum ia menikah dengan Dan. Dan menyetujui melepaskan hak atas uang tersebut dengan kompensasi US$1 juta atau sekitar Rp 17,9 miliar.
Ada pula tambahan US$15 juta atau sekitar Rp 268,5 miliar yang berasal dari lagu-lagu yang ditulis Sia setelah mereka menikah. Nilai itu menunjukkan periode pernikahan mereka ikut menghasilkan karya yang kini masuk dalam perhitungan finansial perceraian.
Lagu yang Masuk Katalog
Beberapa lagu yang termasuk dalam transaksi ini adalah "Cheap Thrills", "Chandelier", dan sejumlah karya lain. Keduanya merupakan hits besar Sia yang membuat namanya dikenal sebagai penulis lagu untuk penyanyi lain sekaligus penyanyi solo.
Katalog musik sendiri merujuk pada hak atas komposisi dan rekaman yang menghasilkan royalti. Menjual sebagian hak berarti Sia melepas potensi pendapatan jangka panjang, tetapi mendapat uang tunai besar di depan.
Beban Tunjangan Anak Rp 760 Juta per Bulan
Persoalan finansial Sia dan Dan muncul setelah pernikahan mereka berakhir. Awal tahun ini, Sia dilaporkan harus membayar tunjangan anak sebesar US$42.500 atau sekitar Rp 760,75 juta per bulan kepada Dan.
Keduanya berbagi hak asuh atas putra mereka setelah melalui perselisihan panjang mengenai hak asuh anak. Sia dan Dan menikah pada 2023 dan menjalani rumah tangga sekitar dua tahun.
Sia mengajukan gugatan cerai pada Maret 2025, hampir setahun setelah mereka diam-diam menyambut kelahiran putra mereka, Somersault Wonder Bernard.
Pophouse dan Tren Jual Katalog Musisi
Pophouse dikenal sebagai perusahaan investasi yang membeli hak katalog musisi. Langkah Sia mengikuti tren serupa yang dilakukan sejumlah artis global dalam beberapa tahun terakhir untuk mengubah royalti masa depan menjadi uang tunai.
Bagi pasar musik Indonesia, transaksi sebesar ini jadi gambaran betapa nilai katalog lagu bisa jauh melampaui pendapatan streaming tahunan. Hak cipta dan royalti adalah aset jangka panjang yang bisa diperdagangkan.