Pencarian

Korban Gempa M6,7 di Sigi Bertambah Jadi Tiga Orang, 1.652 Rumah Rusak dan 703 Gempa Susulan Tercatat

Kamis, 18 Juni 2026 • 19:30:01 WIB
Korban Gempa M6,7 di Sigi Bertambah Jadi Tiga Orang, 1.652 Rumah Rusak dan 703 Gempa Susulan Tercatat
Korban meninggal akibat gempa M6,7 di Kabupaten Sigi bertambah menjadi tiga orang.

SIGI — Tiga korban meninggal dilaporkan berasal dari dua desa di Kabupaten Sigi, yakni Desa Ampera, Kecamatan Palolo, dan Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki. Data BNPB per Kamis (18/6) menunjukkan 17 warga mengalami luka berat dan 91 lainnya luka ringan akibat reruntuhan bangunan.

Secara keseluruhan, bencana ini berdampak pada 2.109 kepala keluarga atau 6.412 jiwa. Kabupaten Sigi menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan menyusul gempa yang berpusat di darat 42 kilometer tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer.

Kerusakan Bangunan Capai 1.652 Unit, Puluhan Fasilitas Umum Ambruk

Guncangan gempa tidak hanya merenggut korban jiwa, tetapi juga merusak ribuan bangunan. BNPB mendata 1.652 unit rumah warga mengalami kerusakan, terdiri dari 1.472 rumah rusak ringan, 111 rusak sedang, dan 69 rusak berat.

Fasilitas umum dan sosial turut menjadi sasaran amukan gempa. Sebanyak 42 rumah ibadah, delapan gedung perkantoran—termasuk Kantor Bupati Sigi dan BAPPERINDA—serta 13 bangunan sekolah mengalami kerusakan. Dua rumah adat dan delapan jaringan air bersih juga dilaporkan terganggu.

703 Gempa Susulan Terekam, 25 Masih Dirasakan Warga

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa utama tidak berpotensi tsunami. Namun, aktivitas seismik terus berlanjut. Hingga Kamis (18/6), BMKG mencatat 703 kali gempa susulan, 25 di antaranya masih terasa oleh masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sigi telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari. Wakil Bupati Sigi ditunjuk sebagai Komandan Satuan Tugas Penanganan Darurat untuk mengoordinasikan evakuasi dan distribusi bantuan.

BNPB Kirim Tenda hingga Selimut, Kepala BNPB Akan Tinjau Langsung

BNPB telah menyalurkan bantuan logistik ke lokasi terdampak, meliputi tenda pengungsi, tenda keluarga, sembako, matras, selimut, dan kasur lipat. Personel TNI dan Polri dikerahkan untuk membersihkan puing bangunan dan mendistribusikan bantuan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Sigi dalam waktu dekat. Kunjungan ini bertujuan memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan meninjau langsung kebutuhan mendesak warga, seperti tenda pengungsi, air bersih, layanan kesehatan, dan penerangan darurat.

BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang dan hanya mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta BMKG. Warga diminta tidak memasuki bangunan yang retak atau rusak sebelum dinyatakan aman oleh petugas berwenang.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks