PALU — Wakil Ketua Pergatsi Sulawesi Tengah Asbudianto menyebut disiplin latihan, semangat bertanding, dan mental juara atlet lokal sebagai kunci keberhasilan kontingennya. Menurutnya, prestasi di Kejurnas Gateball 2026 tidak terlepas dari kerja bersama atlet dan ofisial.
Kejurnas Gateball 2026 mempertandingkan 11 nomor dengan peserta sekitar 747 atlet dari 27 provinsi. Sulteng menutup kompetisi sebagai juara umum lewat empat emas dan satu perak.
Raihan empat medali emas menempatkan Sulteng di puncak klasemen akhir kejuaraan. Satu medali perak melengkapi koleksi kontingen di ajang yang digelar di Lapangan Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON), Cibubur, Jakarta Timur.
Kompetisi berlangsung lima hari, 20–24 Oktober 2026. Sebanyak 27 provinsi mengirim wakilnya, menjadikan Kejurnas tahun ini salah satu edisi dengan peserta terbesar.
Asbudianto menilai potensi atlet lokal terus berkembang dan menjadi fondasi prestasi Sulteng. "Keberhasilan Sulteng tidak terlepas dari kerja bersama atlet dan ofisial serta potensi atlet lokal yang terus berupaya meningkatkan prestasi," katanya dalam keterangan, Minggu (25/10/2026).
Pernyataan itu disampaikan sehari setelah kejuaraan berakhir. Menurut Asbudianto, disiplin latihan dan semangat bertanding menjadi faktor yang membedakan kontingennya di lapangan.
Pergatsi Sulteng menaungi pembinaan atlet gateball di provinsi tersebut. Kejurnas 2026 menjadi ajang pembuktian bahwa atlet lokal mampu bersaing di level nasional.
Dengan 11 nomor pertandingan, kejuaraan ini memberi ruang bagi provinsi untuk mengumpulkan medali di berbagai kategori. Sulteng memanfaatkan peluang itu secara maksimal.
Hasil ini menjadi modal bagi Pergatsi Sulteng untuk menyusun program pembinaan berikutnya. Asbudianto menegaskan pihaknya akan melanjutkan pendekatan yang sama: mengandalkan atlet lokal dan memperkuat kerja tim ofisial.