Pemkab Sigi Tunggu Kajian ESDM dan Untad soal Semburan Gas di 3 Desa Palolo

Penulis: Oki Setiawan  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:46:31 WIB
Petugas memantau titik semburan gas di Desa Sarumana, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi.

SIGI — Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sigi Heru Murtanto menyatakan pihaknya telah mengirim surat ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Tengah serta tim Teknik Geologi Universitas Tadulako. Surat itu berisi permintaan penelitian kandungan gas di Palolo secara mendalam.

Langkah administratif ditempuh karena pemkab tidak memiliki kewenangan menguji sampel laboratorium. Pengujian untuk memastikan tingkat keamanan, potensi bahaya, dan kelayakan pemanfaatan gas berada di instansi yang membidangi sektor energi dan geologi.

Semburan Masih Terpantau di Tiga Desa

Kondisi di lokasi masih menunjukkan adanya semburan gas. Titik semburan tercatat di Desa Sarumana, Desa Petimbe, dan Desa Kapiroe.

DLH Sigi menjalankan pengawasan dan pemantauan berkala di ketiga lokasi sambil menunggu rekomendasi resmi. "Kondisi di lokasi masih ada keluar semburan gas nya dan pemantauan yang ada kita terus lakukan, kemudian kami menunggu karena masih berproses," kata Heru di Bora.

Mengapa Pemkab Belum Bisa Menentukan Status Gas

Heru menegaskan pemerintah daerah hanya bisa berkoordinasi, bukan memutuskan. Penentuan apakah gas bisa dieksploitasi atau justru berbahaya menunggu hasil uji laboratorium pihak berwenang.

"Jadi pemerintah daerah tetap berkoordinasi karena tidak bisa menentukan apakah bisa dilakukan eksploitasi atau sangat berbahaya, karena uji labnya kami juga menunggu dari pihak terkait yang berwenang," ujarnya.

Dasar ilmiah dibutuhkan sebelum ada keputusan apa pun. Pemkab sedang menunggu hasil penelitian dan kajian dari instansi teknis yang berwenang.

Hasil Penelitian Jadi Dasar Mitigasi Warga

Apa pun hasil penelitian nanti, Heru menyebut tujuannya sama: menentukan langkah mitigasi lanjutan bagi masyarakat setempat. Warga di tiga desa terdampak masih menunggu kepastian status gas di permukiman mereka.

DLH Sigi belum memberikan keterangan soal jumlah keluarga yang tinggal di sekitar titik semburan. Pemantauan lapangan akan terus berjalan sampai rekomendasi resmi dari ESDM dan Untad keluar.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: sulteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top