Angkat Berat Belum Masuk Cabor Porprov Sulteng 2026 di Morowali, Pabersi Diminta Kejar Status Eksibisi

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:17:01 WIB
Angkat berat belum masuk daftar cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov Sulteng 2026 di Morowali.

PALU — Persyaratan mengikuti Porprov lewat status eksibisi menjadi penghalang utama angkat berat untuk tampil di Morowali. Mustakim menyebut cabang yang ia tangani belum masuk daftar cabor yang dipertandingkan pada Porprov Sulteng 2026.

Ia menilai kesempatan tampil sebagai cabor eksibisi bisa menjadi pintu masuk agar angkat berat dipertandingkan secara resmi pada Porprov mendatang. Karena itu, kepengurusan baru Pabersi Sulteng diminta memprioritaskan pemenuhan syarat organisasi.

Jumlah Pengcab Belum Capai Syarat Minimal Tujuh

Kendala yang dihadapi Pabersi Sulteng saat ini adalah jumlah pengurus cabang (Pengcab) kabupaten/kota yang belum memenuhi persyaratan. Mustakim menyebut baru ada sejumlah Pengcab yang terbentuk, yakni Morowali, Tojo Una-Una, Kota Palu, dan Banggai Kepulauan.

Sementara itu, Sigi dan Donggala disebut memiliki atlet angkat berat, tetapi kepengurusan Pengcab di dua daerah tersebut belum terbentuk. "Minimal kan tujuh. Mudah-mudahan di kepengurusan baru yang terbentuk nanti, Pengcab-Pengcab dihidupkan biar bisa memenuhi syarat ke Porprov," ujarnya.

Sigi dan Donggala Punya Atlet, tapi Latihan di Kota Palu

Mustakim menyebut Sigi dan Donggala sebenarnya menyimpan potensi atlet. Sejumlah atlet asal Sigi bahkan berlatih di Kota Palu karena fasilitas gym tersedia di sana, meski secara administrasi mereka tercatat sebagai warga Sigi.

"Sigi, Donggala. Mereka punya semua. Karena gym ada. Apalagi Sigi ini latihannya mereka di Kota Palu juga. Cuma KTP-nya KTP orang Sigi," jelas Mustakim.

Menurutnya, pembenahan organisasi menjadi langkah pertama yang harus dilakukan Pabersi Sulteng sebelum mengupayakan keikutsertaan angkat berat pada Porprov. "Yang prioritas itu bisa eksibisi. Kepengurusan dulu, syarat untuk memenuhi eksibisi, kepengurusan Pengcab-Pengcab," katanya.

Target Kualifikasi BK PON 2027 dan PON 2028

Di luar agenda Porprov, Mustakim berharap angkat berat dapat dipertandingkan pada PON XXI 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Ia menargetkan kepengurusan baru bisa membawa atlet menuju kualifikasi BK PON 2027.

"Jadi mudah-mudahan dengan kepengurusan yang baru nanti kita bisa menuju ke kualifikasi BK PON 2027," ujar Mustakim.

Porprov Sulteng 2026 dijadwalkan berlangsung di Morowali pada Desember mendatang. Bagi Pabersi Sulteng, tenggat itu menyisakan waktu singkat untuk menuntaskan pembentukan Pengcab di sejumlah daerah sebelum syarat eksibisi dapat dipenuhi.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: metrosulawesi.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top