PARIGI MOUTONG — Kedatangan Longki Djanggola ke Desa Eeya menjadi kesempatan bagi warga menyampaikan langsung aspirasi, kebutuhan, dan persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing. Selain meninjau rumah bantuan, legislator Fraksi Partai Gerindra itu berdialog dengan masyarakat setempat.
Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menyasar warga yang belum memiliki hunian layak. Di Desa Eeya, program itu diwujudkan dalam pembangunan 10 unit rumah yang diusulkan melalui Fraksi Partai Gerindra DPR RI.
Longki meninjau langsung progres bantuan tersebut saat reses. Peninjauan menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja anggota DPR RI ke daerah pemilihan.
Kepala Desa Eeya, Sumanto, menyampaikan apresiasi kepada Longki Djanggola atas pelaksanaan reses dan perhatian terhadap kebutuhan warganya. Menurut dia, bantuan perumahan itu langsung menyentuh warga yang membutuhkan.
"Saya mewakili aparat desa dan seluruh masyarakat Desa Eeya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Longki Djanggola karena telah melaksanakan reses di desa kami dan memberikan bantuan 10 unit rumah bagi warga," ujar Sumanto.
Reses Masa Sidang I Tahun 2026-2027 dimanfaatkan Longki untuk menyerap aspirasi warga Parigi Moutong. Persoalan yang disampaikan masyarakat mencakup kebutuhan di lingkungan mereka masing-masing.
Kegiatan itu juga menjadi momentum bagi warga Desa Eeya untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi secara langsung kepada anggota DPR RI. Longki meninjau bantuan rumah sebagai bagian dari perhatian terhadap kondisi permukiman warga.
Bantuan 10 unit rumah BSPS di Desa Eeya diharapkan memberi dampak langsung bagi penerima. Warga kini menunggu kelanjutan program perumahan tersebut di lingkungan mereka.