OpenAI Pastikan Intelligent UI ChatGPT Dukung Bahasa Indonesia

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:20:01 WIB
Product Manager OpenAI, Aarush Selvan, menyampaikan dukungan bahasa Indonesia pada fitur Intelligent UI ChatGPT dalam briefing media virtual, Kamis (8/10/2026).

SULAWESI TENGAH — OpenAI memastikan fitur Intelligent UI yang menyertai GPT-6 di ChatGPT dirancang mendukung bahasa Indonesia, sehingga pengguna Tanah Air bisa memperoleh jawaban visual dan interaktif, bukan sekadar teks. Kepastian itu disampaikan Product Manager OpenAI, Aarush Selvan, dalam briefing media virtual, Kamis (8/10/2026), dengan GPT-6 mulai tersedia bagi pengguna berbayar pada 8 Oktober 2026 dan pengguna gratis sehari setelahnya.

OpenAI menegaskan Intelligent UI bukan fitur yang hanya optimal untuk pengguna berbahasa Inggris. Perusahaan menyebut teknologi ini diuji dalam hampir semua bahasa, termasuk bahasa dengan karakter berbeda dan arah penulisan kanan ke kiri maupun kiri ke kanan.

Aarush Selvan mengatakan dukungan multibahasa sudah menjadi perhatian sejak tahap pengembangan. "Kami merancang fitur ini agar dapat bekerja dalam semua bahasa, dan kami telah mengujinya dalam hampir semua bahasa," ujarnya dalam sesi briefing media virtual, Kamis (8/10/2026).

Apa yang Bisa Dilakukan Intelligent UI

Intelligent UI merupakan kemampuan baru yang diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran GPT-6. Teknologi ini memungkinkan ChatGPT menentukan sendiri cara terbaik menyajikan jawaban sesuai kebutuhan pengguna, tanpa harus bergantung pada template yang sudah disiapkan sebelumnya.

Dalam demonstrasi yang ditampilkan Aarush, ChatGPT membuat simulasi interaktif aturan offside sepakbola. Pengguna bisa mempelajari posisi pemain secara visual untuk memahami kapan offside terjadi.

Contoh lain, diagram interaktif mengenai cara sayap pesawat menghasilkan gaya angkat. Pengguna dapat mengubah sudut serang sayap dan melihat pengaruhnya terhadap gaya angkat. ChatGPT juga mampu menyusun daftar belanja interaktif lengkap dengan tombol, daftar tugas, dan pilihan penyesuaian berdasarkan jumlah tamu.

Mengapa Dukungan Bahasa Indonesia Penting

Bagi pengguna di Indonesia, dukungan ini membuka peluang memakai ChatGPT untuk membuat diagram, simulasi, dan konten interaktif dalam bahasa sehari-hari. Pelaku bisnis digital bisa memanfaatkannya untuk menyusun materi presentasi, visualisasi data sederhana, hingga prototipe antarmuka tanpa menulis kode.

OpenAI menyatakan ingin memastikan pengalaman memakai fitur ChatGPT tidak hanya optimal bagi pengguna berbahasa Inggris. "Sangat penting bagi kami untuk memastikan semua orang di seluruh dunia mendapatkan pengalaman yang baik dengan seluruh fitur kami. Hal tersebut benar-benar menjadi perhatian ketika kami merancang Intelligent UI," kata Aarush.

Masukan Pengguna Masih Dibutuhkan

Aarush mengakui pengalaman Intelligent UI masih bisa disempurnakan. OpenAI membuka kesempatan bagi pengguna untuk melaporkan fitur yang belum bekerja optimal.

"Kami sangat mengharapkan masukan jika ada sesuatu yang belum bekerja dengan baik," ujarnya. Dukungan bahasa Indonesia, menurut OpenAI, tidak otomatis menjamin seluruh jenis konten interaktif berjalan sempurna.

Platform dan Ketersediaan

GPT-6 mulai tersedia bagi pengguna ChatGPT berbayar pada 8 Oktober 2026. Pengguna gratis menyusul pada 9 Oktober 2026. OpenAI juga menyediakan pilihan menonaktifkan Intelligent UI bagi pengguna yang lebih nyaman menerima jawaban dalam bentuk teks biasa.

Pilihan opt-out itu relevan bagi sebagian pengguna yang mengutamakan kecepatan baca atau bekerja di perangkat dengan sumber daya terbatas. Sejauh ini OpenAI belum merinci perangkat minimum maupun daftar negara yang mendapat akses lebih dulu.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top