Penggeledahan Kantor Syahbandar Kolonodale oleh Kejati Sulteng, Dokumen dan Data Elektronik Disita untuk Kasus Nikel

Penulis: Lukman Hakim  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:07:52 WIB
Penyidik Kejati Sulteng menyita dokumen dan perangkat elektronik dalam penggeledahan kantor Syahbandar Kolonodale.

MOROWALI UTARA — Penggeledahan berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Penyidik dari Kejati Sulteng menyegel beberapa ruangan di kantor UPP yang berada di Kecamatan Petasia tersebut. Barang bukti yang disita meliputi dokumen perjanjian kerja sama, laporan keuangan, dan sejumlah perangkat penyimpanan data digital.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan penyimpangan dalam aktivitas pertambangan nikel yang dilakukan PT Cocoman. Perusahaan tersebut beroperasi di wilayah Kabupaten Morowali Utara, salah satu sentra nikel di Sulawesi Tengah.

Awal Mula: Laporan yang Memicu Penyelidikan

Kejati Sulteng menerima pengaduan dari warga sekitar lokasi tambang pada awal tahun ini. Mereka melaporkan adanya dugaan kerugian negara akibat pengelolaan tambang yang tidak sesuai prosedur. Tim intelijen kemudian melakukan penyelidikan awal selama beberapa bulan sebelum akhirnya menaikkan status ke tahap penyidikan.

Dalam proses penyidikan, penyidik memanggil sejumlah saksi dari pihak perusahaan, pegawai UPP, dan perangkat desa setempat. Keterangan para saksi inilah yang kemudian mengarahkan penyidik untuk melakukan penggeledahan di Kantor UPP Kolonodale.

Proses Penggeledahan: Fokus pada Dokumen Kontrak dan Data Transaksi

Sumber di lingkungan Kejati Sulteng menyebutkan bahwa penggeledahan difokuskan pada pengumpulan dokumen kontrak kerja sama antara PT Cocoman dengan pihak pelabuhan. Selain itu, penyidik juga menyita data transaksi pengiriman nikel yang keluar-masuk melalui pelabuhan tersebut.

“Kami menyita puluhan dokumen dan dua unit CPU yang diduga berisi data transaksi,” ujar Kasi Penkum Kejati Sulteng kepada wartawan, Selasa (25/2). Ia menambahkan bahwa barang bukti tersebut akan segera diteliti oleh tim ahli forensik digital.

Apa Langkah Berikutnya?

Penyidik Kejati Sulteng masih menunggu hasil analisis dari barang bukti yang disita. Jika ditemukan bukti kuat, penetapan tersangka akan segera dilakukan. Saat ini, pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan UPP Kolonodale masih berlangsung.

Kasus dugaan korupsi di sektor pertambangan nikel ini menjadi perhatian publik di Morowali Utara. Sebab, daerah tersebut merupakan salah satu kawasan industri nikel terbesar di Indonesia Timur. Masyarakat berharap penegakan hukum berjalan transparan dan memberikan efek jera bagi para pelaku.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: radarpalu.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top