Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan Santunan dan Gelar Dialog Lintas Iman di Poso, Perkuat Kerukunan Warga

Penulis: Lukman Hakim  •  Senin, 22 Juni 2026 | 15:30:01 WIB
Puluhan warga Poso menerima santunan dari Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

POSO — Puluhan warga dari berbagai latar belakang agama di Kelurahan Kayamanya, Kecamatan Poso Kota, menerima santunan langsung dari Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Bantuan tersebut diserahkan dalam sebuah acara yang juga diisi forum dialog antartokoh pemuda dan pemuka agama setempat.

Mengapa Dialog Lintas Iman Digelar di Poso?

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi, menyebut kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, Poso memiliki sejarah konflik horizontal yang panjang, sehingga penguatan toleransi harus terus dirawat secara berkelanjutan.

"Kami tidak hanya datang membawa santunan, tetapi juga ingin membangun jembatan komunikasi antarwarga. Toleransi tidak bisa dipaksakan, harus dirawat lewat pertemuan langsung seperti ini," ujar Fahrougi dalam keterangan yang diterima redaksi.

Bantuan Langsung untuk Puluhan Warga

Setiap penerima mendapatkan paket sembako dan sejumlah uang tunai. Proses penyerahan dilakukan secara simbolis di halaman kantor kelurahan, disaksikan oleh Lurah Kayamanya dan perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Poso.

Pantauan di lokasi, warga yang hadir berasal dari komunitas Muslim, Kristen, dan Hindu. Mereka duduk berdampingan selama acara berlangsung. Tidak ada sekat atau pemisahan kelompok berdasarkan keyakinan.

Apa Langkah Pertamina Selanjutnya?

Fahrougi menambahkan bahwa program serupa akan diperluas ke beberapa titik lain di Sulawesi Tengah dalam waktu dekat. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga berencana menggandeng pemerintah daerah untuk membuat program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas lintas agama.

"Kami ingin dampaknya berkelanjutan. Setelah dialog, kami akan lihat kebutuhan riil warga di lapangan, apakah itu pelatihan kerja atau bantuan modal UMKM," jelasnya.

Respon Warga: "Kami Butuh Perhatian, Bukan Sekadar Janji"

Salah satu penerima santunan, Markus (45), mengaku bersyukur ada perusahaan besar yang peduli dengan kondisi warga Poso. Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada satu kali kunjungan.

"Kami di sini sudah rukun. Tapi kalau ada yang datang membawa semangat seperti ini, itu sangat membantu. Jangan hanya setahun sekali," kata Markus.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh masing-masing pemuka agama secara bergantian. Suasana berlangsung khidmat tanpa insiden.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: radarsulbar.fajar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top