FKUB dan BAMAG Sulteng Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Sigi, Warga Terisolasi Mulai Terjangkau

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Senin, 22 Juni 2026 | 15:03:31 WIB
Tim FKUB dan BAMAG Sulteng menyalurkan paket bantuan ke korban gempa di wilayah terpencil Kabupaten Sigi.

SIGI — Ratusan paket sembako dan logistik mulai tiba di tangan warga korban gempa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Bantuan itu disalurkan langsung oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAMAG) Provinsi Sulawesi Tengah sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan pascagempa yang merusak ribuan rumah.

Bantuan Diterjunkan ke Titik Pengungsian Terpencil

Proses pendistribusian berlangsung sejak Senin lalu. Tim gabungan FKUB dan BAMAG menyusuri jalur alternatif karena akses utama ke beberapa desa di Kecamatan Dolo Barat dan Kinovaro masih tertutup material longsor. Paket bantuan berupa beras, mi instan, air mineral, selimut, dan perlengkapan anak-anak diangkut menggunakan kendaraan roda empat dan sepeda motor.

“Kami memprioritaskan wilayah yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah pusat. Solidaritas lintas iman ini adalah panggilan kemanusiaan,” ujar Ketua FKUB Sulteng, yang turun langsung memimpin rombongan.

Warga: “Kami Butuh Air Bersih dan Terpal”

Di Desa Poi, Kecamatan Dolo Selatan, warga masih bertahan di tenda darurat. Sebagian tidur di bawah kolong rumah yang retak-retak. Hujan yang turun dua malam terakhir membuat kondisi makin sulit. Sejumlah ibu mengaku kekurangan air bersih dan terpal untuk menutup celah tenda.

“Alhamdulillah ada bantuan dari FKUB. Tapi kami masih butuh air bersih dan terpal. Anak-anak mulai batuk-batuk,” kata Siti, warga pengungsi asal Dusun Kalora.

Apa Langkah Selanjutnya?

BAMAG Sulteng menyatakan akan mengirimkan gelombang kedua bantuan pekan depan. Fokusnya pada kebutuhan medis dasar dan logistik anak-anak. Tim juga akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi untuk mendata warga yang masih terisolasi di lereng Gunung Nokilalaki.

Hingga berita ini diturunkan, lebih dari 3.000 jiwa tercatat mengungsi di 14 titik. Gempa berkekuatan M 5,6 yang mengguncang Sigi pada awal bulan lalu merusak sedikitnya 1.200 unit rumah dan dua jembatan utama penghubung antarwilayah.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: radarpalu.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top