SULAWESI TENGAH — Bagi pengguna yang menginginkan perangkat serbaguna untuk mencatat dan bekerja, pasar tablet menyediakan beberapa pilihan kuat di luar ekosistem Apple. Mulai dari iPad kelas menengah hingga tablet e-ink khusus baca, setiap model punya keunggulan spesifik yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli. Berikut ulasan empat tablet catat terbaik berdasarkan pengalaman pengguna dan value for money.
iPad Air M4 menjadi pilihan aman bagi pengguna yang menginginkan perangkat lebih dari sekadar mencatat. Dengan banderol mulai USD 559 (sekitar Rp 9,2 juta), tablet ini ditenagai chip M4 yang mampu menjalankan aplikasi produktivitas dan multitasking dengan mulus. Dukungan Apple Pencil Pro membuka akses ke aplikasi catat populer seperti GoodNotes dan Notability.
Apple menawarkan dua varian layar: 11 inci yang portabel dan 13 inci dengan harga USD 749 (sekitar Rp 12,3 juta). Kelemahan utama di sektor ini adalah absennya layar ProMotion 120 Hz yang hanya ada di iPad Pro. Akibatnya, goresan pena terasa sedikit kurang responsif bagi pengguna yang terbiasa dengan refresh rate tinggi. Selain itu, Apple Pencil harus dibeli terpisah dengan harga premium.
Integrasi dengan iPhone atau Mac menjadi nilai jual utama. Bagi pengguna yang sudah berada di ekosistem Apple, iPad Air M4 menawarkan pengalaman mencatat yang seamless.
Jika ingin menghindari "pajak Apple" atau lebih nyaman dengan Android, Samsung Galaxy Tab S9 FE layak dilirik. Dibanderol USD 420 (sekitar Rp 6,9 juta), tablet ini sudah menyertakan S Pen di dalam kotak tanpa biaya tambahan. Aplikasi bawaan Samsung Notes memungkinkan pengguna menulis catatan tangan, menandai PDF, dan mengatur notebook secara gratis.
Layar 10,9 inci dengan refresh rate 90 Hz memberikan ruang menulis yang lega dan navigasi yang cukup mulus. Namun, performa grafis dan kualitas layar LCD-nya masih di bawah model premium karena menggunakan chip Exynos 1380. Meski begitu, untuk kebutuhan utama menulis dan membaca, tablet lawas ini masih layak dipertimbangkan.
Bagi pengguna yang menginginkan perangkat khusus tanpa gangguan aplikasi lain, Amazon Kindle Scribe hadir sebagai solusi. Tablet ini mengusung teknologi e-ink yang dirancang untuk kenyamanan membaca dokumen dan buku dalam waktu lama. Layar e-ink-nya memberikan sensasi menulis yang paling mendekati kertas asli.
Kelebihan utama Kindle Scribe adalah daya tahan baterai yang jauh lebih lama dibandingkan tablet LCD atau OLED. Perangkat ini cocok untuk pelajar atau pekerja yang menghabiskan banyak waktu membaca riset dan mencatat di pinggir halaman. Namun, keterbatasan aplikasi dan warna layar monokrom membuatnya kurang ideal untuk konsumsi media atau desain grafis.
Setiap tablet dalam daftar ini punya posisi pasar yang jelas. iPad Air M4 adalah pilihan tepat bagi pengguna yang menginginkan perangkat all-rounder dengan performa tinggi dan dukungan aplikasi catat terbaik. Samsung Galaxy Tab S9 FE menjadi opsi paling terjangkau dengan stylus gratis dan ekosistem Android yang luas. Sementara itu, Amazon Kindle Scribe adalah pilihan paling fokus bagi mereka yang prioritas utamanya adalah membaca dan mencatat tanpa distraksi.