Harga Kripto 3 Juni 2026: BTC dan ETH Terkoreksi Lebih dari 5%, Pasar Bearish Mendominasi

Penulis: Oki Setiawan  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 05:44:01 WIB
Bitcoin dan Ethereum mengalami koreksi lebih dari 5% pada 3 Juni 2026.

Pergerakan Harga Kripto Terkini (3 Juni 2026, 05:14 WIB)

Seluruh koin utama dalam data mengalami koreksi dalam 24 jam terakhir. Berikut rincian harga dalam Rupiah (IDR) dan Dolar AS (USD):

  • Bitcoin (BTC): Rp 1.198.410.790 ($67.171) — -5,36%
  • Ethereum (ETH): Rp 33.696.061 ($1.888) — -5,10%
  • BNB: Rp 11.708.943 ($656) — -4,97%
  • Solana (SOL): Rp 1.341.891 ($75,21) — -6,47%
  • XRP: Rp 21.735 ($1,22) — -5,49%
  • TRON (TRX): Rp 5.977 ($0,34) — -2,62% (paling defensif)
  • Dogecoin (DOGE): Rp 1.672 ($0,09) — -5,96%
  • Cardano (ADA): Rp 3.839 ($0,22) — -5,94%

Analisis: Mengapa Pasar Bearish Pagi Ini?

Tekanan jual yang merata di seluruh pasar menunjukkan bahwa ini bukan sekadar koreksi teknis pada satu koin, melainkan aksi jual masif (broad sell-off). Dua faktor utama yang mendorong pergerakan ini:

Pertama, aksi ambil untung (profit taking). Sepanjang pekan lalu, BTC sempat menguji level resistance psikologis Rp 1,27 miliar. Investor yang membeli di harga rendah mulai merealisasikan keuntungan, memicu tekanan jual berantai. Volume perdagangan BTC di exchange global meningkat 18% dalam 24 jam, mengonfirmasi aktivitas distribusi.

Kedua, sentimen makroekonomi. Pasar masih mencermati pernyataan pejabat The Fed yang mengisyaratkan suku bunga tetap tinggi lebih lama. Data inflasi AS yang akan dirilis akhir pekan ini membuat investor cenderung menghindari aset berisiko seperti kripto. Dolar AS menguat tipis terhadap Rupiah, menambah tekanan pada harga kripto dalam denominasi IDR.

Koin Paling Menonjol: Solana (SOL) Paling Terpukul

Solana menjadi yang terburuk dengan koreksi 6,47% ke level Rp 1,34 juta. Penurunan ini lebih dalam dibandingkan rata-rata pasar karena dua alasan spesifik:

  • Gagal bertahan di support $80: Level psikologis $80 (Rp 1,42 juta) sempat diuji beberapa kali, namun akhirnya jebol. Hal ini memicu likuidasi posisi long (long squeeze) yang mempercepat penurunan.
  • Aktivitas whale terdeteksi: Data on-chain menunjukkan pindahnya sekitar 1,2 juta SOL ke exchange dalam 48 jam terakhir, menandakan potensi distribusi besar-besaran oleh pemegang besar.

Jika SOL mampu bertahan di atas $72 (Rp 1,28 juta), koreksi ini masih tergolong sehat. Namun, bila tembus, target berikutnya ada di $68 (Rp 1,21 juta).

Koin yang Layak Dipantau Investor Indonesia

Ethereum (ETH): Koreksi 5,1% justru membuat ETH menarik. Dengan harga di bawah Rp 34 juta, rasio harga terhadap biaya transaksi jaringan (P/E on-chain) berada di level terendah dalam 3 bulan. Investor yang percaya pada ekosistem DeFi dan staking bisa mulai melakukan akumulasi bertahap (DCA) di kisaran Rp 32-34 juta.

TRON (TRX): Hanya turun 2,62% — paling defensif di antara koin utama. Ini menunjukkan bahwa TRX masih memiliki support kuat dari aktivitas transfer stablecoin USDT di jaringannya. Bagi investor yang mencari tempat berlindung sementara (safe haven) di tengah volatilitas, TRX patut dipertimbangkan.

Cardano (ADA): Koreksi hampir 6% membuat ADA kembali ke level Rp 3.800-an. Jika Anda seorang investor jangka panjang, harga ini mendekati zona akumulasi historis. Namun, tunggu konfirmasi volume beli sebelum masuk.

Panduan Praktis untuk Investor Indonesia

Bagi Anda yang ingin memanfaatkan momentum koreksi ini, gunakan exchange lokal terpercaya seperti Indodax (likuiditas BTC/IDR tertinggi), Tokocrypto (banyak pilihan altcoin), atau Pintu (fitur staking dan DCA otomatis). Pastikan Anda menggunakan fitur limit order untuk membeli di harga yang diinginkan, bukan market order saat volatilitas tinggi.

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan analisis, bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.

Reporter: Oki Setiawan
Back to top