PALU — Tiga mahasiswa asal Kota Palu dipastikan akan menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dengan biaya penuh yang ditanggung oleh Pemerintah Kota Palu pada tahun 2026. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari komitmen pemkot dalam mencetak aparatur sipil negara yang kompeten dan berintegritas sejak dini.
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, secara langsung meminta agar para penerima beasiswa tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk berkontribusi bagi daerah asal. Ia menekankan bahwa beasiswa ini bukan sekadar bantuan, melainkan ikatan moral antara mahasiswa dan Kota Palu.
"Pemkot Palu menganggarkan dana khusus untuk memastikan ketiga mahasiswa ini bisa belajar tanpa beban biaya. Harapannya, setelah lulus, mereka kembali dan membangun daerah," ujar Hadianto dalam keterangan resminya.
Program beasiswa ini menyasar lulusan SMA/SMK sederajat di Kota Palu yang berhasil lolos seleksi masuk STAN. Pemkot tidak hanya menanggung biaya pendidikan, tetapi juga biaya hidup dan akomodasi selama masa studi. Proses seleksi penerima beasiswa dilakukan secara ketat dengan melibatkan tim dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat.
Para calon penerima harus memenuhi sejumlah kriteria, termasuk memiliki prestasi akademik yang baik dan berkomitmen untuk kembali mengabdi di lingkungan Pemerintah Kota Palu setelah menyelesaikan pendidikan.
Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mengatasi kekurangan tenaga ahli di bidang keuangan dan akuntansi di lingkungan pemkot. Selama ini, Pemkot Palu kerap kesulitan merekrut pegawai dengan latar belakang pendidikan spesifik seperti lulusan STAN.
Dengan adanya jaminan beasiswa penuh, diharapkan akan lahir generasi baru pegawai negeri yang paham seluk-beluk pengelolaan keuangan negara sejak bangku kuliah. Program ini juga menjadi daya tarik bagi siswa berprestasi di Palu untuk memilih jalur karier di sektor pemerintahan.
Pemkot Palu berencana memperluas program serupa ke jenjang pendidikan tinggi lainnya jika program beasiswa STAN tahun ini berjalan sukses. Saat ini, tim teknis masih menyusun petunjuk teknis pelaksanaan beasiswa, termasuk skema kontrak kerja antara penerima dengan pemkot.
Para mahasiswa yang telah terpilih dijadwalkan akan mulai menjalani perkuliahan pada pertengahan tahun 2026. Pemkot juga akan menyediakan pendampingan bagi mahasiswa selama masa studi untuk memastikan mereka dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu.