Pencarian

Pemkab Parigi Moutong Usulkan Jadi Lokasi Program Sehati Kemendes PDT, Andalkan Garis Pantai 472 Km

Sabtu, 26 September 2026 • 13:18:31 WIB
Pemkab Parigi Moutong Usulkan Jadi Lokasi Program Sehati Kemendes PDT, Andalkan Garis Pantai 472 Km
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menyampaikan usulan daerahnya sebagai lokasi program Sehati Kemendes PDT di Jakarta.

Pemkab Parigi Moutong mengusulkan wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan program Swasembada Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan Terintegrasi (Sehati) dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Usulan itu disampaikan Bupati Erwin Burase saat mengunjungi Kementerian Desa di Jakarta, Rabu (23/9/2026), dengan alasan keunggulan geografis dan sumber daya alam yang menunjang tujuan program.

PARIGI MOUTONG — Bupati Erwin Burase menyebut Parigi Moutong sebagai representasi lokus program Sehati karena memiliki garis pantai sepanjang 472 kilometer dan 283 desa/kelurahan yang tersebar di 23 kecamatan. Pertanian, kelautan, dan perikanan menjadi sektor unggulan daerah dengan luas persawahan mencapai 63.283 hektare.

Menurut Erwin, potensi itu bisa disinergikan dengan program unggulan daerah melalui Gerakan Membangun dari Desa (Gerbang Desa). "Parigi Moutong memiliki keunggulan geografis dan sumber daya alam (SDA) yang sangat menunjang tujuan program (Sehati)," kata Erwin melalui keterangan tertulis yang diterima di Palu, Kamis.

Penghasil Beras Terbesar di Sulawesi Tengah

Produksi gabah kering giling (GKG) di Parigi Moutong tercatat 304.320 ton, menjadikannya penghasil beras terbesar di Sulawesi Tengah. Subsektor hortikultura juga menonjol lewat komoditas durian yang telah menembus pasar ekspor China, disusul potensi kelapa dan kakao.

"Parigi Moutong merupakan penghasil beras terbesar di Sulawesi Tengah dengan jumlah produksi 304.320 ton gabah kering giling (GKG). Begitupun subsektor hortikultura pada komoditas durian yang telah menembus pasar ekspor China. Potensi lain ada komoditas kelapa dan kakao," ujarnya.

Produksi Perikanan Capai 38.648 Ton

Teluk Tomini menyimpan keragaman hayati yang menopang sektor kelautan dan perikanan. Data Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah mencatat total produksi sektor itu di Parigi Moutong pada 2025 mencapai 38.648 ton.

Jumlah tersebut dinilai masih memerlukan perhatian dan pengembangan agar menarik investor masuk ke daerah. Erwin berharap program Sehati dapat mendorong keberlanjutan ekonomi daerah yang terintegrasi.

Akses Transportasi Jadi Tantangan Kewilayahan

Letak geografis Parigi Moutong membentang dari kawasan pesisir, dataran rendah, bukit, hingga pegunungan. Kondisi itu membuat akses transportasi di sejumlah desa masih terbatas.

"Parigi Moutong juga memiliki tantangan kewilayahan dari sisi letak geografis kawasan pesisir, dataran rendah, bukit hingga pegunungan menyebabkan akses transportasi di sejumlah desa masih terbatas, maka kami berharap program Sehati dapat memberikan solusi terhadap keterbatasan tersebut," tutur Erwin.

Pemkab Parigi Moutong berharap usulan tersebut menjadi pertimbangan Kemendes PDT. Program Sehati diharapkan memberi solusi atas keterbatasan akses sekaligus memperkuat ekonomi daerah yang terintegrasi.

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks