SULAWESI TENGAH — BBC menghapus sejumlah sketsa dari serial komedi That Mitchell and Webb Look saat mengembalikannya ke layanan iPlayer untuk merayakan 20 tahun penayangannya. Sedikitnya 11 sketsa disebut telah dihilangkan dari serial produksi BBC Studios yang dibintangi David Mitchell dan Robert Webb itu. Langkah ini memicu perdebatan soal batas antara penyensoran dan kepekaan sosial di industri komedi Inggris.
Sebanyak 11 sketsa dilaporkan dicabut dari serial yang diproduksi BBC Studios tersebut. Serial ini dibintangi David Mitchell dan Robert Webb, dua aktor yang juga dikenal lewat sitkom Peep Show.
Alasan BBC Menghapus Sketsa Tertentu
Juru bicara BBC menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah berdiskusi dengan tim pembuat program. Menurut mereka, tidak semua materi dari dua dekade lalu masih relevan dengan standar penonton masa kini.
"That Mitchell and Webb Look has been made available on BBC iPlayer. This is a 20-year-old sketch show; in consultation with the programme makers, we have included the ones that still work today and not the ones that don't," ujar juru bicara BBC.
Pernyataan itu menegaskan bahwa seleksi dilakukan atas dasar kelayakan tayang, bukan semata-mata menghapus jejak sejarah serial tersebut.
Sketsa Apa Saja yang Hilang
Salah satu sketsa yang dihapus menampilkan Mitchell dan Webb sebagai pemeran reenactment Perang Saudara Inggris yang bosan dengan peran mereka. Keduanya lalu beralih memerankan konflik antara pasukan pemerintah Republik Demokratik Kongo dan milisi pemberontak.
Dalam sketsa itu, Mitchell bertanya: "Are you absolutely sure that this isn't racist?" Keduanya sepakat menghentikan reenactment begitu muncul tanda-tanda rasisme. Ketika salah satu mengancam dengan parang, mereka menghentikan adegan dan menyimpulkan: "It's racist. Very, very racist. Shame."
Sketsa lain menampilkan Webb dan Olivia Colman memparodikan acara makeover. Mereka dihadapkan pada seorang perempuan berburqa, lalu adegan berpindah ke Webb yang membahas apakah sketsa itu menyinggung. Perempuan berburqa itu kemudian membuka pakaiannya dan memperlihatkan Mitchell dalam riasan blackface.
Kritik dari Komedian Dom Jolly
Komedian Inggris Dom Jolly menyebut pemotongan ini sebagai "hysterical censorship" dalam wawancaranya dengan The Times of London. Meski begitu, ia mengakui BBC konsisten menerapkan kebijakan serupa pada konten lamanya.
BBC sebelumnya juga menarik Little Britain dan Mighty Boosh dari iPlayer dalam situasi yang mirip. Kedua serial itu dikenal menggunakan kostum dan karakter yang kini dianggap bermasalah secara rasial.
Posisi Kasus Ini di Industri Komedi Inggris
Langkah BBC mencerminkan pergeseran standar editorial di layanan streaming publik. Materi komedi yang pernah dianggap wajar pada masanya kini ditinjau ulang sebelum ditayangkan kembali ke audiens baru.
Bagi penonton Indonesia, kasus ini menjadi contoh bagaimana platform digital menghadapi warisan konten lama. Keputusan menghapus atau mempertahankan sketsa tertentu akan terus menjadi perdebatan antara kebebasan kreatif dan tanggung jawab sosial.