SULAWESI TENGAH — Yuran Fernandes mencetak gol penalti pada menit ke-90+1 saat Persebaya Surabaya mengalahkan Madura United 3-1 di Gelora Bung Tomo, Senin (26/10/2026). Gol tersebut menyimpan sejumlah catatan menarik, mulai dari torehan debut hingga rekam jejak penalti sang bek di Super League.
Kemenangan 3-1 Persebaya Surabaya atas Madura United di pekan ketujuh Super League memberi catatan tersendiri bagi Yuran Fernandes. Bek berusia 32 tahun itu menyumbang satu gol dari titik putih di penghujung laga. Berikut fakta-fakta di balik gol penalti Yuran yang perlu diketahui.
Penalti yang dicetak Yuran pada menit ke-90+1 menjadi gol debutnya bersama Persebaya di ajang Super League. Momen tersebut sekaligus menandai kontribusi pertamanya bagi klub barunya di kompetisi domestik. Gol itu datang di laga yang berlangsung di Gelora Bung Tomo, Senin (26/10/2026).
Sejak memperkuat PSM Makassar, Yuran Fernandes memang selalu dipercaya sebagai eksekutor penalti. Melansir Transfermarkt, gol ke gawang Madura United menjadi penalti ke-12 baginya selama bermain di Super League. Catatan itu menunjukkan konsistensi perannya sebagai algojo dari titik putih.
Dari 12 kesempatan penalti di Super League, Yuran berhasil mencetak 11 gol. Satu-satunya kegagalan terjadi saat laga melawan Bhayangkara FC pada 2023. Rasio keberhasilan itu membuatnya tetap menjadi pilihan utama ketika timnya mendapat hadiah penalti.
Rekam jejak penalti Yuran Fernandes menjelaskan mengapa ia tetap dipercaya sebagai eksekutor meski berposisi sebagai bek. Gol debutnya untuk Persebaya menambah panjang daftar catatan apik sang pemain di Super League.