Maarten Paes Akui Persaingan Kiper Timnas Indonesia Makin Ketat Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Kamis, 24 September 2026 | 16:49:31 WIB
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes menyatakan siap bersaing secara sehat dengan Emil Audero jelang FIFA ASEAN Cup 2026.

SULAWESI TENGAH — Maarten Paes menyatakan siap menyingkirkan ego pribadi demi kesuksesan Timnas Indonesia di tengah persaingan ketat dengan Emil Audero. Kedua kiper level Eropa itu kini menjadi modal berharga pelatih John Herdman untuk menghadapi jadwal padat FIFA ASEAN Cup 2026.

Persaingan posisi kiper utama Timnas Indonesia kini melibatkan dua nama yang biasa tampil di kompetisi Eropa. Maarten Paes, yang kini berseragam Ajax Amsterdam, harus berbagi panggung dengan Emil Audero, kiper andalan Rayo Vallecano.

Sejak Emil Audero menjalani debut di Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China tahun lalu, posisi Paes di bawah mistar gawang tidak lagi bergaransi mutlak. Situasi itu membuat pelatih John Herdman punya opsi lebih luas untuk merotasi penjaga gawang di setiap pertandingan krusial.

Dua Clean Sheet Berbeda di FIFA Matchday Juni 2026

Hasil rotasi Herdman terlihat pada FIFA Matchday Juni 2026. Emil Audero mencatat clean sheet saat Indonesia melibas Oman 3-0, sementara Paes tampil kokoh ketika Skuad Merah Putih menundukkan Mozambik 1-0.

Kedua penjaga gawang itu bergantian mengawal gawang secara impresif dan konsisten. Bagi Herdman, kondisi ini memberi keleluasaan menyusun strategi tanpa kehilangan kualitas di lini pertahanan.

Jadwal Padat di Fase Grup FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 menanti dengan jadwal ketat di fase grup. Indonesia harus meladeni Singapura pada 25 September, menghadapi Malaysia di duel klasik pada 28 September, lalu meladeni Bangladesh pada 1 Oktober.

Jika sukses mengamankan posisi juara grup atau runner-up Grup A, Garuda otomatis mendapat jatah main ekstra di partai final atau setidaknya perebutan juara ketiga. Dengan jadwal sepadat itu, memiliki dua kiper berkelas dunia menjadi modal berharga untuk bongkar pasang strategi.

Paes Sudah Terbiasa Bersaing dengan Kiper Top

Iklim kompetitif tingkat tinggi bukan hal baru bagi Paes. Di level klub, kiper berusia 28 tahun itu sudah biasa bersaing dengan nama besar sekelas Marc-Andre ter Stegen.

Mental Paes pun tidak goyah saat harus bersaing sehat dengan Emil Audero. Ia menilai persaingan ketat justru menjadi dorongan untuk tampil lebih baik.

"Semakin baik persaingan yang Anda hadapi, semakin besar dorongan untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri," ungkap Paes.

Kemenangan Garuda di Atas Kepentingan Pribadi

Bagi Paes, siapa pun yang akhirnya ditunjuk pelatih untuk turun merumput, persahabatan dan kemenangan tim tetap menjadi prioritas absolut. Tidak ada ruang untuk merasa tersaingi secara negatif.

"Semakin bertambah usia, semakin penting bagi saya bahwa Garuda menang, bukan saya atau Emil. Di Indonesia, kita mengatakan bahwa kita harus mengorbankan ego demi Garuda. Dan itulah yang kami lakukan," pungkas Paes.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: merahputih.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top