Kuda Wisata Canggu Bali Viral Kurus Kering, Petugas Temukan Mati

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Senin, 21 September 2026 | 19:17:31 WIB
Kuda wisata di Pantai Canggu, Badung, ditemukan mati setelah videonya viral karena kondisi tubuh kurus kering.

SULAWESI TENGAH — Seekor kuda putih yang biasa dipakai untuk wisata tunggang di pesisir Pantai Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, ditemukan mati setelah videonya viral karena kondisi tubuhnya kurus kering. Petugas Satuan Polisi Pamong Praja bersama Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Badung mendatangi lokasi pada Jumat (18/9) untuk menelusuri keberadaan hewan tersebut. Dua kuda lain yang ditemukan di lokasi langsung dipindahkan ke Tabanan.

Kuda putih berusia di atas 30 tahun itu sebelumnya dilaporkan warga negara asing melalui akun Instagram @quenttin.e. Video yang diunggahnya diperoleh dari rekannya, Marc Buckner, pemilik akun @marcbuckner. Rekaman itu memperlihatkan kondisi kuda yang sangat kurus saat berada di kawasan pantai Canggu.

Hasil Pengecekan Petugas di Lokasi

Kasatpol-PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara, memastikan kuda tersebut mati akibat sakit dan diduga mengalami stres. Faktor usia yang sudah sangat tua turut memengaruhi kondisi fisiknya yang memprihatinkan.

"Kami sudah turun ke lokasi bersama Dinas Pertanian dan berkoordinasi dengan Perbekel Desa Canggu. Kuda yang viral itu memang sudah berusia di atas 30 tahun dan sudah mati karena sakit serta stres," kata Suryanegara, Minggu (20/9/2026).

Dua Kuda Sisa Dipindahkan ke Tabanan

Selain kuda yang mati, petugas menemukan dua kuda lain di lokasi kejadian. Keduanya langsung dievakuasi ke Tabanan sebagai langkah penanganan lanjutan. Pemantauan terhadap sisa kuda yang ada disebut masih terus dilakukan.

Penyewaan Kuda Wisata Disebut Sudah Berhenti Dua Tahun

Pemilik awalnya menyewakan kuda-kuda tersebut kepada wisatawan untuk menyusuri pesisir pantai Canggu. Menurut Suryanegara, aktivitas penyewaan itu sebenarnya telah dihentikan total sejak dua tahun lalu.

Meski bisnis penyewaan kuda wisata sudah tutup, pemilik masih rutin membawa kuda-kuda tersebut berjalan-jalan di sepanjang pantai. Hal ini yang kemudian memicu dugaan eksploitasi satwa di media sosial.

"Dulu kuda-kuda ini memang disewakan ke turis untuk jalan-jalan di pantai, tetapi sejak dua tahun lalu sudah tidak disewakan lagi. Dua kuda yang tersisa sudah resmi dipindahkan ke Tabanan," tegas Suryanegara.

Dampak bagi Wisatawan dan Warga Canggu

Kawasan Pantai Canggu selama ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara di Bali selatan. Aktivitas wisata berbasis hewan di pesisir pantai menjadi perhatian tersendiri bagi wisatawan yang peduli terhadap kesejahteraan satwa.

Bagi traveler yang berencana berkunjung ke Canggu, penting untuk memastikan setiap aktivitas wisata yang melibatkan hewan dilakukan secara etis dan sesuai regulasi. Informasi terkini soal penanganan kasus ini dapat dikonfirmasi melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung atau pemerintah Desa Canggu.

Artikel ini telah naik di detikBali.
Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top