SULAWESI TENGAH — Peresmian ini bukan seremonial semata. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa Molinas dirancang sebagai program jangka panjang yang menyatukan hulu-hilir industri kendaraan listrik, bukan sekadar peluncuran merek tertentu. "Peresmian ini bukan menjadi akhir dari program, melainkan awal pembangunan ekosistem motor listrik nasional," ujarnya dalam keterangan resmi.
Pemerintah membidik penguatan industri dari hulu ke hilir. Cakupan program meliputi manufaktur, pengembangan komponen dan baterai, hingga penyediaan infrastruktur pengisian daya. Sistem battery swapping menjadi salah satu pilar utama yang disiapkan untuk menjawab kebutuhan pengguna di lapangan.
Pada sisi hilir, pemerintah turut mendorong skema pembiayaan, distribusi, layanan purnajual, dan penyerapan pasar. Pendekatan ini diambil agar pertumbuhan industri motor listrik tidak berjalan terpisah-pisah dan mampu menciptakan efek berantai bagi ekonomi nasional.
Lewat skema ini, pemerintah menargetkan penguatan hilirisasi dan peningkatan kemampuan manufaktur dalam negeri. Rantai pasok domestik diharapkan melebar, membuka lapangan kerja baru, dan melibatkan pelaku UMKM serta koperasi dalam rantai produksi.
Dari sisi energi, percepatan adopsi motor listrik diproyeksikan menekan ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM). Pergeseran konsumsi ke energi listrik dinilai sejalan dengan upaya transisi energi yang tengah berjalan di sektor transportasi.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo dijadwalkan meninjau fasilitas produksi dan area pameran. Kepala negara juga akan menerima laporan perkembangan program, menyaksikan video peluncuran, serta memberikan arahan kepada para pemangku kepentingan. Rangkaian acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama sejumlah pihak terkait.
Setelah peluncuran hari ini, pemerintah memastikan pengembangan industri, rantai pasok, infrastruktur, pembiayaan, dan penyerapan pasar akan berjalan terintegrasi. Prasetyo menambahkan, keberhasilan program diukur dari dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat luas, bukan hanya dari seremoni peresmian.