SULAWESI TENGAH — Wuling Indonesia resmi memperkenalkan lini kendaraan listrik terbaru di segmen mobil listrik perkotaan, Aira EV. Perkenalan dilakukan di pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat, pada Sabtu (11/7), bertepatan dengan perayaan sembilan tahun kehadiran merek asal China itu di Indonesia.
Aira EV bukan sekadar penyegaran dari model mini perkotaan Wuling sebelumnya. Mobil ini hadir dengan dimensi yang lebih panjang dan lebih lebar, serta mengadopsi konfigurasi empat pintu. Dari sisi jantung pacu, Aira EV dibekali baterai berkapasitas 25,1 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh berdasarkan perhitungan CLTC.
Meski sudah diperkenalkan, Wuling belum mengumumkan banderol harga Aira EV. Peluncuran resmi akan dilakukan di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang digelar akhir bulan ini. Artinya, konsumen bisa melihat langsung unit fisik dan mendapatkan informasi harga resmi di pameran otomotif nasional terbesar tersebut.
"Dalam sembilan tahun perjalanannya, Wuling telah tumbuh bersama keluarga Indonesia. Setiap pencapaian yang kami raih merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh karyawan serta kepercayaan yang diberikan oleh pelanggan, baik di Indonesia maupun di berbagai pasar global," ujar President Director Wuling Motors Tang Wensheng dalam seremoni pengenalan.
Kehadiran Aira EV menjadi upaya Wuling menambah portofolio kendaraan energi baru (NEV) di Indonesia. Merek di bawah naungan grup SGMW ini kini telah memiliki enam model EV di berbagai segmen, mulai dari mobil mini perkotaan, mobil keluarga, hingga kendaraan niaga. Tak hanya itu, dalam setahun terakhir Wuling juga mulai memperluas lini plug-in hybrid (PHEV) melalui Darion PHEV dan Eksion PHEV, setelah sebelumnya sudah memiliki Almaz Hybrid sejak 2022.
Selama sembilan tahun beroperasi, Wuling melaporkan telah memproduksi secara lokal lebih dari 200.000 unit mobil. Sebagian dari unit tersebut telah diekspor ke berbagai negara. Secara kumulatif, mobil rakitan Wuling telah digunakan oleh 180.000 pelanggan di Indonesia, menunjukkan penetrasi pasar yang cukup solid untuk merek asal China di Tanah Air.