SULAWESI TENGAH — Setelah sukses dengan G410 yang mendukung baterai, Aqara kini merilis Doorbell Camera G400 yang sepenuhnya wired. Model ini hadir dengan bodi lebih ramping dan sensor kamera vertikal, mencoba menyelesaikan dua masalah klasik bel pintu pintar: instalasi yang rumit dan sudut pandang yang kurang memuaskan. Namun, dengan banderol harga yang lebih rendah, apa saja yang dikorbankan?
Keunggulan utama G400 terletak pada kompatibilitasnya yang luas. Secara native, bel pintu ini mendukung Apple HomeKit dengan fitur HomeKit Secure Video, Amazon Alexa, Google Home, SmartThings, dan platform Aqara sendiri. Bukan cuma itu, dukungan untuk protokol RTSP dan ONVIF memungkinkan pengguna power user untuk mengintegrasikannya ke platform seperti Home Assistant tanpa perlu utak-atik tambahan.
Namun, ada dua catatan penting. Pertama, G400 belum mendukung Matter, standar konektivitas smart home terbaru. Kedua, tidak seperti G410 yang lebih mahal, chime pada G400 tidak dilengkapi hub Zigbee atau Thread Border Router. Bagi pengguna yang sudah punya hub Aqara, ini bukan masalah. Namun, jika belum, kamu harus membeli hub terpisah untuk menghubungkan sensor Aqara lainnya.
Dibandingkan G410, bodi G400 terasa lebih ramping karena tidak perlu menyediakan ruang untuk baterai. Meski masih terbuat dari plastik, kualitas build-nya terasa kokoh. Nilai plus utama ada pada opsi daya Power over Ethernet (PoE). Dengan satu kabel ethernet, kamu bisa mengalirkan data dan listrik sekaligus, solusi yang jarang ditemukan di kelas harga ini dan sangat membantu jika koneksi Wi-Fi di area pintu depan kurang stabil.
Ketahanan cuaca IP65 juga menjadi peningkatan berarti. Aqara sebelumnya dikenal kurang agresif dalam urusan water resistance untuk perangkat outdoor. Dengan rentang suhu operasi -20°C hingga 50°C, G400 siap dipasang di berbagai kondisi cuaca ekstrem.
Beberapa keputusan desain justru bikin instalasi sedikit merepotkan. Kode QR untuk pairing terletak di bagian belakang perangkat, dan tidak ada kartu kode di dalam kotak. Artinya, kamu harus memindai kode tersebut sebelum memasang bel pintu ke dudukan, atau melepasnya kembali saat proses setup.
Selain itu, slot microSD yang kini pindah ke bodi bel pintu (bukan di chime seperti model sebelumnya) memang menyederhanakan chime, tapi jadi merepotkan saat ingin mengganti kartu memori. Kamu harus mencopot seluruh unit dari dinding untuk mengakses slot tersebut.
Meskipun mendukung kabel bel pintu 8-24V AC/DC, G400 membutuhkan arus yang cukup. Rumah dengan trafo lawas 8V/1A kemungkinan tidak akan bisa memberi daya yang cukup. Ini bukan masalah besar, karena teknisi listrik bisa mengganti trafo dengan mudah, tapi patut diperhitungkan sebelum membeli.
Aqara Doorbell Camera G400 adalah pilihan cerdas bagi kamu yang menginginkan bel pintu pintar dengan kompatibilitas ekosistem paling lengkap di kelasnya. Dukungan PoE dan HomeKit Secure Video menjadi nilai jual utama. Namun, jika kamu menginginkan baterai atau fitur hub Zigbee/Thread yang terintegrasi, G410 tetap menjadi pilihan yang lebih tepat. Untuk pasar Indonesia, G400 cocok untuk pengguna yang sudah memiliki infrastruktur smart home Aqara atau Apple dan menginginkan solusi wired yang andal.