SULAWESI TENGAH — Laga uji coba ini menjadi pemanasan terakhir bagi sejumlah tim elite jelang putaran final Piala Dunia 2026 yang akan bergulir di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Hasil positif diraih Jerman, Portugal, dan Belgia, meski dengan cerita pertandingan yang berbeda.
Der Panzer mencatatkan kemenangan kesembilan secara berturut-turut setelah menaklukkan AS di Chicago. Kai Havertz membawa Jerman unggul lebih dulu, namun bek sayap Antonee Robinson menyamakan kedudukan lewat tendangan kerasnya.
Leroy Sane menjadi pahlawan kemenangan tim asuhan Julian Nagelsmann. Tembakan tepat sasarannya di babak kedua gagal diantisipasi kiper AS, Matt Freese. Meski kalah, pasukan Mauricio Pochettino dinilai menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang laga.
Portugal mengawali persiapan Piala Dunia dengan kemenangan tipis 2-1 atas Chili. Namun, kemenangan ini diwarnai insiden kartu merah yang diterima Rafael Leao di masa injury time babak pertama. Leao diusir wasit karena terlibat insiden tanpa bola dengan bek Chili, Ivan Roman.
Memasuki babak kedua, Portugal bermain lebih hidup. Goncalo Guedes memecah kebuntuan pada menit ke-58, disusul gol Bruno Fernandes 17 menit berselang. Cristiano Ronaldo yang tampil sejak awal hanya bermain di satu babak. Chili memperkecil kedudukan lewat Lucas Cepeda di menit 90+2.
Belgia tampil tanpa ampun dengan membantai Tunisia 5-0 di Brussels. Leandro Trossard membuka keunggulan pada menit ke-28 memanfaatkan umpan memukau Jeremy Doku. Charles De Ketelaere menggandakan skor di awal babak kedua.
Keunggulan Belgia semakin lengkap setelah pemain Tunisia, Ismael Garbi, menerima kartu merah. Kevin De Bruyne kemudian mencetak gol internasionalnya yang ke-37 untuk menjadikan skor 3-0. Dua gol tambahan dari pemain pengganti Dodi Lukebakio dan Nicolas Raskin memastikan kemenangan telak bagi Setan Merah.