Google Tutup Pixel Studio, Alihkan Pengguna ke Gemini untuk Buat Gambar AI

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 21:15:01 WIB
Google resmi menutup Pixel Studio dan mengarahkan pengguna ke aplikasi Gemini untuk pembuatan gambar AI.

SULAWESI TENGAHGoogle mematikan Pixel Studio, aplikasi bawaan untuk membuat gambar AI di ponsel Pixel. Keputusan ini dikonfirmasi langsung oleh perusahaan kepada 9to5Google pada Februari 2026 lalu, dan mulai berlaku lewat pembaruan aplikasi terbaru.

Pixel Studio v2.3, yang mulai didistribusikan secara bertahap, menghapus seluruh antarmuka utama aplikasi. Pengguna yang membuka aplikasi hanya akan melihat tombol "Open Gemini" yang mengarah ke halaman Google Play Store, serta pesan yang berbunyi: "To create images and animations, try Nano Banana in the Gemini app."

Awal Mula: Aplikasi AI yang Sempat Bermasalah

Pixel Studio pertama kali diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran seri Pixel 9 pada 2024. Fungsinya cukup sederhana: pengguna bisa mengetik perintah teks untuk menghasilkan gambar instan, menyimpan hasil kreasi, hingga membuat stiker dari foto yang sudah ada.

Namun, sejak awal perilisannya, aplikasi ini sempat "keluar jalur" — istilah yang digunakan Google untuk menggambarkan hasil gambar yang tidak sesuai harapan. Perusahaan kemudian terus menyempurnakannya lewat sejumlah pembaruan, termasuk menambahkan integrasi dengan Gboard, fitur menghasilkan gambar orang, serta alat edit berbasis AI generatif.

Proses: Dari Pengurangan Fitur hingga Penonaktifan Total

Google sebenarnya sudah mulai mengurangi fungsi Pixel Studio sejak satu atau dua pembaruan sebelumnya. Namun, versi 2.3 menjadi titik akhir: aplikasi benar-benar tidak bisa digunakan lagi untuk membuat gambar.

Meski begitu, hasil kreasi lama pengguna masih tersimpan di dalam aplikasi, seperti yang diisyaratkan oleh Google. Tim Android Authority berhasil mendapatkan file APK pembaruan ini dan membagikan tangkapan layar yang menunjukkan tampilan aplikasi setelah dimatikan.

Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Dengan ditutupnya Pixel Studio, Google kini mengkonsolidasikan seluruh kemampuan pembuatan gambar AI ke dalam Gemini. Pengguna Pixel yang ingin tetap menggunakan fitur serupa harus mengunduh aplikasi Gemini atau menggunakan fitur Nano Banana yang tersedia di dalamnya.

Langkah ini menandai perubahan strategi Google dalam menghadirkan fitur AI di perangkat kerasnya. Alih-alih memiliki aplikasi khusus, perusahaan memilih untuk memusatkan semua fungsi ke dalam satu asisten AI utama.

Belum ada informasi apakah Google akan menghadirkan fitur serupa di aplikasi lain di masa mendatang, atau apakah Pixel Studio akan dihidupkan kembali dalam bentuk berbeda.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top